Dosen UNJ: PON Aceh-Sumut Fokuskan Kualitas Pertandingan dan Penyelenggaraan
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 13:12 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Pelatih Aerobic Gymnastics DKI Jakarta itu, mengkritik ada kepentingan tuan rumah untuk mendapatkan mendali. Selain itu, nomor lomba pun harus disesuaikan dengan tuan rumah. “Saatnya bagi Indonesia untuk memberantas oknum yang melakukan hal seperti ini,” ujarnya.
Fahmy mengkritik soal jumlah cabang olahraga yang dietapkan KONI terlalu banyak. Seharusnya yang diikutkan hanya cabang-cabang yang juga ada di Asian Games dan Olimpiade. “Hal ini agar sejalan dengan program pembinaan atlet untuk cabang-cabang olahraga,” ujarnya.
Cabang olahraga yang akan dipertandingkan di PON Aceh Sumut jauh lebih banyak dibandingkan pagelaran beberapa PON sebelumnya. Bahkan Fahmy pun membandingkan dengan pekan olahraga nasional di Malaysia.
Dari tahun-tahun sebelumnya, jumlah cabang olahraga di PON terus meningkat dari Riau dengan 43 cabang, Jabar dengan 44 cabang, Papua dengan 37 cabang, dan tahun ini mencapai 65 cabang. Menurutnya, hal itu terlalu banyak dibandingkan Malaysia memiliki 32-38 cabang.
Fahmy mengkritik soal jumlah cabang olahraga yang dietapkan KONI terlalu banyak. Seharusnya yang diikutkan hanya cabang-cabang yang juga ada di Asian Games dan Olimpiade. “Hal ini agar sejalan dengan program pembinaan atlet untuk cabang-cabang olahraga,” ujarnya.
Cabang olahraga yang akan dipertandingkan di PON Aceh Sumut jauh lebih banyak dibandingkan pagelaran beberapa PON sebelumnya. Bahkan Fahmy pun membandingkan dengan pekan olahraga nasional di Malaysia.
Dari tahun-tahun sebelumnya, jumlah cabang olahraga di PON terus meningkat dari Riau dengan 43 cabang, Jabar dengan 44 cabang, Papua dengan 37 cabang, dan tahun ini mencapai 65 cabang. Menurutnya, hal itu terlalu banyak dibandingkan Malaysia memiliki 32-38 cabang.
(ams)
Lihat Juga :