Demo Ricuh Akhir Agustus, Mungkinkah Darurat Militer? Pengamat: Tak Mudah, Panjang Tahapannya

Jum'at, 05 September 2025 - 10:53 WIB
loading...
Demo Ricuh Akhir Agustus,...
Demo ricuh akhir Agustus 2025 di Jakarta dan berbagai daerah, mungkinkah saat itu diterapkan darurat militer? Pengamat Politik Militer Unas Selamat Ginting menilai tidak mudah memberlakukan darurat militer. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Demo ricuh akhir Agustus 2025 di Jakarta dan berbagai daerah, mungkinkah saat itu diterapkan darurat militer? Pengamat Politik Militer Universitas Nasional Selamat Ginting menilai tidak mudah memberlakukan darurat militer, ada tahapan panjang yang harus dilalui.

“Pertama tertib sipil. Kemudian, darurat sipil di mana di situ polisi yang berkuasa. Para kepala daerah dipimpin kapolda. Baru darurat militer yang berkuasa pangdam. Setelah itu, darurat perang,” ujar Ginting sebagaimana tayangan YouTube Sindonews dikutip, Jumat (5/9/2024).

Baca juga: Ferry Irwandi: Dalang Kerusuhan Dapat Dilacak dengan Mudah lewat Analisis Data

“Jadi, nggak mungkin darurat militer tanpa darurat sipil terlebih dahulu,” tambahnya. Darurat militer diterapkan jika polisi tak mampu mengendalikan situasi.

Adapun darurat militer juga tidak serta merta dapat diberlakukan karena harus ada evaluasi dari TNI, intelijen, dan aparat keamanan lainnya. Kemudian, didiskusikan di parlemen. Lalu, terakhir diputuskan oleh presiden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Demo Ojol, Polisi...
Jelang Demo Ojol, Polisi Siapkan Blokade di Jalan Medan Merdeka Selatan
3.067 Personel Polri...
3.067 Personel Polri Dikerahkan Amankan Demo di Jakpus Hari Ini
101 Orang Ditangkap...
101 Orang Ditangkap saat Aksi Hari Buruh, Kinerja Polda Metro Diapresiasi Penasihat Kapolri
101 Orang Diduga Berencana...
101 Orang Diduga Berencana Rusuh saat Hari Buruh 2026 Dipulangkan
Golkar Beri Warning...
Golkar Beri Warning ke Gubernur Kaltim usai Didemo Warganya
Aksi FPMI Menuntut YLBHI...
Aksi FPMI Menuntut YLBHI Transparan soal Sumber Pendanaan yang Diperoleh
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Pengamat: Amien Rais...
Pengamat: Amien Rais Keliru Bawa Isu Private Teddy ke Ruang Publik
Rekomendasi
Hari Ini Noel Divonis...
Hari Ini Noel Divonis terkait Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3
Breaking News! Silmy...
Breaking News! Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Berita Terkini
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Infografis
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Umumkan Darurat Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved