Jatuh Bangun Kampung Akuarium

Rabu, 26 Agustus 2020 - 08:35 WIB
loading...
A A A
Kampung Akuarium memiliki cerita, bahkan sejarah yang panjang. Teddy Kusnendy (63) salah seorang tokoh masyarakat setempat, mengaku kampung ini memiliki banyak kisah sejak berdirinya, penggusuran, sampai pembangunan kembali.

Kampung ini mulai berdiri pada 1970, ditempati oleh generasi pertama. Tahun 1984 mulai dihuni oleh generasi kedua dan 1987 merupakan generasi ketiga dan sekarang ini sudah memasuki generasi keempat. Menurut Teddy, pada 1987 kampung ini sudah dipadati ribuan warga yang datang dari berbagai daerah untuk tinggal dan mencari mata pencarian. (Baca juga: Santri Ditangkap, Warga Kepung Polisi di Pondok Pesantren)

“Untuk jumlah total, saya tidak tahu pasti. Tapi, pada saat itu yang punya aset (kepemilikan rumah) sebanyak 240 KK. Sampai akhirnya hanya 103 KK yang masih bertahan dengan kondisi tekanan yang luar biasa,” tuturnya.

Teddy mengungkapkan, sejak dulu masyarakat di sini berprofesi sebagai kuli panggul di pelabuhan, nelayan, dan pedagang kaki lima. Sejak berdirinya kampung yang berada di belakang Museum Bahari dan bersebelahan dengan Pelabuhan Sunda Kelapa ini tidak pernah membuat masalah apa pun. Hingga memasuki Maret 2016 kampung ini menjadi terkenal karena adanya isu penggusuran atau relokasi. “Katanya kami ini kumuh, menyerobot lahan pemerintah, sarang penyakit TBC, bahkan hampir disamakan dengan Kalijodo,” ungkapnya.

Jatuh bangun warga memperjuangkan hak mereka untuk tidak digusur menghabiskan tenaga, pikiran, hingga air mata untuk mempertahankan diri dan mencari keadilan. Padahal, kata Teddy, sejak 1970 warga sudah memiliki surat kepemilikan dan identitas yang tercatat dan resmi. Mulai dari KTP, KK, surat AJB, bahkan bayar PBB. “Kami sadar bahwa ini perjuangan keras dan membosankan,” ucap Teddy.

Tak mau putus asa, seusai digusur warga masih kompak mencari tokoh politik, aktivis LSM, hingga Komnas HAM untuk mencari pertolongan. Termasuk dengan Anies Baswedan yang saat itu akan mencalonkan diri sebagai gubernur. “Waktu itu beliau mau mendukung kami dengan syarat kami mau mendukung beliau. Sampai akhirnya terjadi kontrak politik,” ucapnya. (Lihat videonya: Antrean Mengular, Pengadilan Agama Soerang Dibanjiri Pasutri Sidang Cerai)

Empat tahun menunggu kepastian status Kampung Akuarium akhirnya membuahkan hasil. Setelah terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta, Anies hendak menepati janjinya. Kampung Akuarium akan kembali dibangun oleh pemerintah dengan menggunakan dana CSR perusahaan pada bulan September 2020.

Ketua RT 012/04 Topaz Juanda mengungkapkan, pembangunan Kampung Susun Akuarium akan dimulai September 2020 dan ditargetkan selesai Desember 2021. Menurut dia, pembangunan Kampung Susun Akuarium ini akan menjadi contoh bagi perkampungan lain di Jakarta. “Sesuai harapan warga dan gubernur, Kampung Susun Akuarium ini akan menjadi percontohan bagi kampung-kampung lain,” ucapnya. (Bima Setiyadi/Yohannes Tobing)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Rekomendasi
5 Pesan Penting dari...
5 Pesan Penting dari Iran saat Pemakaman Khamenei, Balas Dendam hingga Pemerintahan yang Solid
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
Tumbangkan Kanada, Maroko...
Tumbangkan Kanada, Maroko ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved