BNPT: Wawasan Kebangsaan Tangkal Paham Radikal di Kampus

Kamis, 22 Agustus 2024 - 20:41 WIB
loading...
BNPT: Wawasan Kebangsaan...
BNPT berkolaborasi dengan UNS Solo dan UIN Salatiga meningkatkan wawasan kebangsaan di kampus untuk mencegah paham radikal. Foto/Ist
A A A
SALATIGA - Perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai benteng yang melindungi generasi muda dari pengaruh paham radikal yang mengancam kedaulatan negara.

Dalam rangka memperkuat ketahanan nasional, BNPT berkolaborasi dengan perguruan tinggi untuk membekali mahasiswa dengan wawasan kebangsaan yang kuat. Hal itu dilaksanakan dalam pembekalan mahasiswa baru di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan UIN Salatiga pada Selasa (20/8/2024).

Baca juga: Waspadai Penyebaran Paham Radikal melalui Media Sosial

"Penanaman wawasan kebangsaan menjadi sangat penting di lingkungan kampus agar tercipta suatu ketahanan, baik di tingkat individu, keluarga, masyarakat, hingga ketahanan nasional," kata Deputi 1 Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Roedy Widodo.

Ia menambahkan bahwa dengan ketahanan yang kuat di dalam kampus, mahasiswa dan civitas academica dapat mendeteksi secara dini, mencegah secara dini, serta menanggulangi segala potensi ancaman yang muncul.

Roedy Widodo berharap UIN Salatiga bisa menjadi agen perubahan yang memulai inisiatif sebagai kampus kebangsaan.

"UIN Salatiga kita tetapkan sebagai pilot project program kampus kebangsaan di wilayah Jawa Tengah. Kita launching juga Warung NKRI dan kick off jurnalisme kebangsaan. Ini luar biasa," ujarnya.

Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Soegito Perintahkan Luhut Pandjaitan Cari Makanan saat Peristiwa Malari

Inisiatif ini, menurut Roedy, akan menjadikan kampus sebagai pusat pembelajaran yang tidak hanya terbatas pada ilmu pengetahuan, tetapi juga pada penanaman nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.

Rektor UIN Salatiga, Prof Zakiyuddin menekankan pentingnya peran kegiatan ekstra-kurikuler dalam membangun wawasan kebangsaan di kalangan mahasiswa.

"Secara ekstra-kurikuler, kita memperkenalkan wawasan kebangsaan dan moderasi beragama mulai dari mahasiswa baru seperti program PBAK ini. Harapan saya, mahasiswa semakin luas pemahamannya tentang wawasan kebangsaan dan dapat berpartisipasi aktif dalam diseminasi nilai-nilai tersebut," ungkapnya.

Melalui kerjasama dengan BNPT, UIN Salatiga juga akan memfasilitasi program jurnalisme kebangsaan dan Warung NKRI sebagai wadah untuk berdiskusi tentang isu-isu kebangsaan.

Sementara itu, UNS Solo juga turut berperan dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari paham radikal dan terorisme.

Rektor UNS, Prof. Hartono menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui berbagai kegiatan akademik dan non-akademik.

"Kami mengisi program pengenalan kampus dengan narasumber yang bisa memberikan pencerahan dan penanaman nilai kebangsaan. Ini akan terus kami kembangkan dalam proses pembelajaran, baik yang terstruktur maupun tidak terstruktur," ujar Hartono.

UNS juga mengembangkan kegiatan yang mendorong interaksi lintas agama, suku, dan budaya, sehingga mahasiswa dapat memperluas wawasan dan menumbuhkan nilai-nilai toleransi.

"Harapan kami, aktivitas kemahasiswaan yang melibatkan tenaga pendidik, baik yang terstruktur maupun tidak terstruktur, akan semakin dikembangkan. Di sinilah paham intoleransi bisa terkikis, sehingga UNS dikenal sebagai perguruan tinggi benteng Pancasila," tegasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Forum Gerakan Moral...
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Desak Kampus Bebas dari Politik Praktis
Kukuhkan 6 Profesor,...
Kukuhkan 6 Profesor, Ketua Majelis Wali Amanat USK Tekankan Integritas Akademik
Sudirman Said Ajak Kembalikan...
Sudirman Said Ajak Kembalikan Kampus sebagai Jantung Perubahan
Perkuat Akses Pendidikan,...
Perkuat Akses Pendidikan, UMJ Resmikan Kampus Tulang Bawang Lampung
Kampus Diminta Jadi...
Kampus Diminta Jadi Garda Depan Isu Sawit, Akademisi UB Soroti Efisiensi hingga Ekonomi Sirkular
Food Estate Dorong Ketahanan...
Food Estate Dorong Ketahanan Pangan dan Percepatan Infrastruktur Papua Selatan
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Rekomendasi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Berita Terkini
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved