Banyak Masalah, Kinerja Dinas Kesehatan Bulukumba Disoroti

Selasa, 25 Agustus 2020 - 20:59 WIB
loading...
Banyak Masalah, Kinerja...
Legislator Golkar Bulukumba, Juandy Tandean. Foto: Istimewa
A A A
BULUKUMBA - DPRD Kabupaten Bulukumba menyoroti kinerja Dinas Kesehatan Bulukumba, karena munculnya sejumlah masalah di daerah tersebut.

Termasuk dana Jaminan Persalinan (Jampersal) 2019, untuk beberapa Puskesmas belum dibayarkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba.Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi D DPRD Bulukumba , Andi Soraya Widya Sari saat setelah melakukan kunjungan dalam agenda reses.

Baca Juga: Honor Petugas Medis Kerap Terlambat, DPRD Evaluasi Dinkes Bulukumba

"Waktu kami turun reses, ternyata ada beberapa Puskesmas yang dia pakai jasa dan pelayanan jampersalnya itu masih ada yang belum terbayarkan," ungkap Andi Soraya, Senin, (25/08/2020).

Saat ini kata dia, masih menunggu itikad baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini Dinkes Bulukumba untuk membayarkan tunggakan tersebut.

Andi Soraya bahkan mengatakan, Komisi D akan mengusulkan Panitia Khusus (Pansus) jika Dinkes yang merupakan mitra kerjanya itu tidak segera menyelesaikan masalah tersebut.

"Jika tidak ada penyelesaian, kami dari komisi D mengusulkan ke fraksi untuk pembentukan Pansus, berarti kan naik tingkatannya," paparnya.

Pihaknya sementara menunggu rekap data dari Puskemas yang memiliki masalah, hal itu untuk memudahkannya diproses lebih lanjut.

Selain itu, Fraksi PKB juga meminta Pemkab untuk mengevaluasi Dinkes Bulukumba dari beberapa kasus yang terjadi, termasuk diantaranya Biaya Operasional Kesehatan (BOK) dan Non Kapitasi.

"Kami minta evaluasi Dinas Kesehatan biar tidak terulang kembali masalah yang sama, tapi Bupati maunya biarkan dulu berjalan proses hukum," jelas Legistator Fraksi PKB ini.

Sementara itu, Legislator Golkar Bulukumba, Juandy Tandean, mencurigai horor tenaga PSC Bulukumba diduga disunat. Kecurigaan itu muncul karena anggaran makan minum pegawai PSC Bulukumba, telah dicairkan 100 persen oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Kami telah konfirmasi langsung kepada salah satu pegawai di PSC ternyata selama 6 bulan di tahun 2019 itu tidak terbayarkan," jelasnya.

Kondisi semakin parah, setelah dirinya kembali menemukan tidak adanya pembayaran yang dilakukan bahkan sejak 2018 lalu.

"Begitupun tahun 2018 ada enam bulan yang belum terbayarkan oleh Dinkes. Entahlah siapa yang melakukan semua itu," jelasnya.

Pengusaha meubel ini mengaku telah menemukan bukti tanda terima uang yang diberikan oleh bendahara Dinkes Bulukumba kepada koordinator PSC.

"Kami yakin 100 persen koordinator telah memegang uang makan minum pegawai, namun tidak menyampaikan kepada pegawai PSC Bulukumba," tuturnya.

Baca Juga: Gaji Petugas Bakal Dibayarkan, Layanan PSC Bulukumba Segera Normal

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Keracunan, Dinkes...
Cegah Keracunan, Dinkes Kota Tangsel Uji Kandungan Pangan Takjil Puasa
Adityawarman Hadiri...
Adityawarman Hadiri Peresmian Gedung Pusat Kegawatdaruratan Kota Bogor
BPOM, Dinkes, MUI, Disdik,...
BPOM, Dinkes, MUI, Disdik, dan Sivitas Akademika Tinjau SPPG Polri Lampung Selatan
Binawan dan Poltekkes...
Binawan dan Poltekkes Kemenkes Semarang Resmikan Pusat Karier Internasional
Walkot Tangsel Bersyukur...
Walkot Tangsel Bersyukur Program Layanan Ngider Sehat Diapresiasi Masyarakat
RW 12 Demangan Deklarasi...
RW 12 Demangan Deklarasi Kampung Sehat Siaga Diabetes dan Obesitas
Terima Notifikasi Kasus...
Terima Notifikasi Kasus Campak dari Australia, Kemenkes: Pasien Punya Riwayat Perjalanan di Indonesia
Pemprov DKI Buka Rekrutmen...
Pemprov DKI Buka Rekrutmen Pasukan Putih, Syarat Minimum SMA!
Dinkes Revisi Pergub...
Dinkes Revisi Pergub Nomor 46/2021 Buntut Iuran BPJS Harvey Moeis-Sandra Dewi Ditanggung APBD DKI
Rekomendasi
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved