alexametrics

Karhutla Kian Meluas di Kobar, Pembakar Lahan Harus Ditindak Tegas

loading...
Karhutla Kian Meluas di Kobar, Pembakar Lahan Harus Ditindak Tegas
Anggota DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) Tuslam Amiruddin. Foto/Sigit Dzakwan
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Maraknya pembakaran lahan yang mengakibatkan kabut asap di wilayah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) membuat sejumlah kalangan prihatin. Dalam dua pekan terakhir, kabut asap mulai mengganggu aktivitas warga dan warga rawan terserang penyakit ISPA.

Anggota DPRD Kobar Tuslam Amiruddin mengatakan, maraknya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kobar, Pemkab dan sejumlah instansi terkait harus bertindak tegas mencegah kebakaran yang terus meluas.
Kemudian ia berharap aparat penegak hukum bisa menindak tegas dan adil terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan agar ada efek jera.

"Kepolisian agar tegas dan adil dalam menindak pelaku karhutla. Karena dampaknya ini sangat luar biasa bagi kesehatan," ujarnya di sela-sela kesibukannya, Senin (9/9/2019).



Ia sangat mengapresiasi tindakan yang sudah dilakukan Satgas Karhutla Kobar dan juga kepolisan yang berhasil mengamankan pelaku karhutla.

"Jadi tidak boleh pandang bulu. Ini merupakan bentuk keadilan. Jadi siapapun yang melakukan pembakaran harus ditindak tegas," tadasnya.

Ia berharap, beberapa pelaku yang sudah diamankan menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak bertindak serupa. Selain itu, masyarakat supaya saling mengingatkan untuk meminimalisasi terjadinya Karhutla.

"Mari kita sama-sama menjaga lingkungan jangan lagi menambah karhutla. Yang sudah terjadi ini diatasi dan jangan sampai ada lagi," jelasnya.

Sebelumnya kepolisian telah menangkap 3 tersangka pembakar lahan. Meski awalnya para tersangka membakar lahannya sendiri, namun akhirnya merembet ke lahan lain dan kian meluas. Untuk mengatasi dan mencegah karhutla meluas, seluruh komponen masyarakat diminta taat untuk tidak membakar lahan sdmbarangan.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak