Sempat Ditutup, Jalur Pendakian Gunung Penanggungan Kembali Dibuka
Selasa, 25 Agustus 2020 - 18:17 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan. Di antaranya keselamatan para pendaki itu sendiri. Ada beberapa catatan lain yang harus dilakukan di tiap-tiap pos pendakian. Diantaranya memperketat breafing setiap pendaki, protokol kesehatan.
Selain itu, petugas juga harus meningkatkan kesiagaan selama 24 jam guna mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, di tengah cuaca yang terbilang ekstrim saat ini, banyak kemungkinan yang terjadi. Khoirul juga menyarankan ke para pendaki yang hendak ke puncak Penanggungan untuk menjadwalkan ulang.
"Jika tetap berangkat hari ini pastikan bawa sleeping bag, dan air sedapat mungkin dilebihi dari standart 3 liter untuk masing-masing pendaki. Karena cuaca angin kering menyebabkan lebih cepat haus," tandas Khoirul.(Baca juga : Tiga Ribu Pendaki Kibarkan Merah Putih Raksasa di Puncak Penanggungan )
Jalur pendakian menuju Gunung Penanggungan sempat ditutup. Menyusul adanya kebakaran di jalur pendakian via Kedungudi, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto pada Senin (24/8/2020) dini hari. Luasnya sabana yang terbakar membuat petugas membutuhkan waktu hampir empat jam untuk melakukan pemadaman.
Selain itu, petugas juga harus meningkatkan kesiagaan selama 24 jam guna mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, di tengah cuaca yang terbilang ekstrim saat ini, banyak kemungkinan yang terjadi. Khoirul juga menyarankan ke para pendaki yang hendak ke puncak Penanggungan untuk menjadwalkan ulang.
"Jika tetap berangkat hari ini pastikan bawa sleeping bag, dan air sedapat mungkin dilebihi dari standart 3 liter untuk masing-masing pendaki. Karena cuaca angin kering menyebabkan lebih cepat haus," tandas Khoirul.(Baca juga : Tiga Ribu Pendaki Kibarkan Merah Putih Raksasa di Puncak Penanggungan )
Jalur pendakian menuju Gunung Penanggungan sempat ditutup. Menyusul adanya kebakaran di jalur pendakian via Kedungudi, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto pada Senin (24/8/2020) dini hari. Luasnya sabana yang terbakar membuat petugas membutuhkan waktu hampir empat jam untuk melakukan pemadaman.
(nun)
Lihat Juga :