Masyarakat Adat Merauke Papua: Pembangunan Pelabuhan Wujudkan Lumbung Pangan Nasional
Senin, 12 Agustus 2024 - 12:13 WIB
loading...
Masyarakat Adat Merauke Papua menyetujui dan sepakat atas pembangunan pelabuhan seluas 1 kilometer sebagai lumbung pangan nasional. Foto/Istimewa
A
A
A
MERAUKE - Masyarakat Adat Merauke Papua menyetujui dan sepakat atas pembangunan pelabuhan seluas 1 kilometer persegi sebagai penunjang program pemerintah dalam mewujudkan lumbung pangan nasional.
Persetujuan Masyarakat Adat Merauke diraih setelah mendengar penjelasan pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad atau disapa Haji Isam beserta pejabat setempat terkait manfaat dari program lumbung pangan nasional.
Dalam pertemuan itu, turut hadir Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Yohanis Mahuze dan koordinator masyarakat adat Basilius Awabali berserta 60 masyarakat setempat.
Sementara Haji Isam sendiri didampingi Dansatgas Hanpangan Mabes TNI Mayjen TNI A. Rizal R, Hermanto dan Johanes Gluba Gabzi dari perwakilan pemerintah.
Baca Juga: Wamenhan Didampingi Haji Isam Pantau Kedatangan Ekskavator untuk Proyek Lumbung Pangan
“Kesepakatanya mereka setuju dengan program pemerintah tapi mereka juga berhak atas tanah ulayat mereka serta kayu limbahnya akan diambil oleh masyarakat khusus pemilik ulayat disana,” kata Haji Isam, Senin (12/8/2024).
Haji Isam mengaku serius mewujudkan program Presiden terpilih Prabowo Subianto, mencetak sejuta hektare sawah di Merauke, Papua Selatan. Setelah memborong 2.000 unit alat berat dari China, kini dia juga membangun infrastruktur di sana.
Persetujuan Masyarakat Adat Merauke diraih setelah mendengar penjelasan pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad atau disapa Haji Isam beserta pejabat setempat terkait manfaat dari program lumbung pangan nasional.
Dalam pertemuan itu, turut hadir Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Yohanis Mahuze dan koordinator masyarakat adat Basilius Awabali berserta 60 masyarakat setempat.
Sementara Haji Isam sendiri didampingi Dansatgas Hanpangan Mabes TNI Mayjen TNI A. Rizal R, Hermanto dan Johanes Gluba Gabzi dari perwakilan pemerintah.
Baca Juga: Wamenhan Didampingi Haji Isam Pantau Kedatangan Ekskavator untuk Proyek Lumbung Pangan
“Kesepakatanya mereka setuju dengan program pemerintah tapi mereka juga berhak atas tanah ulayat mereka serta kayu limbahnya akan diambil oleh masyarakat khusus pemilik ulayat disana,” kata Haji Isam, Senin (12/8/2024).
Haji Isam mengaku serius mewujudkan program Presiden terpilih Prabowo Subianto, mencetak sejuta hektare sawah di Merauke, Papua Selatan. Setelah memborong 2.000 unit alat berat dari China, kini dia juga membangun infrastruktur di sana.
Lihat Juga :