PKS Ogah Komentari Isu Penjegalan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Wacana KIM Plus di 3 Pilkada, Siapa Jagoannya?
"Salah satu opsinya adalah kita membangun komunikasi dengan Koalisi Indonesia Maju. Sampai tahapan mengkaji, membahas opsi alternatif ketika pasangan AMAN ini tidak bisa berlayar karena kekurangan kursi," katanya.
Dia menambahkan, opsi pertama mendukung AMAN dilakukan sejak deklarasi pada 25 Juni 2024 lalu dan berakhir pada 4 Agustus 2024. Sebab, dibutuhkan 22 kursi untuk mengusung pasangan cagub-cawagub agar bisa maju ke Pilkada 2024, sedangkan PKS hanya memiliki 18 kursi, sehingga masih kurang 4 kursi.
"Ketika tenggat waktu 4 Agustus itu sudah lewat, maka opsi kedua inilah yang akan kita kaji, kita bahas, dan kita perdalam. Itulah kemudian pimpinan kami (Presiden PKS) berkomunikasi dengan pimpinan parpol lain, termasuk dengan Koalisi Indonesia Maju," pungkasnya.
"Salah satu opsinya adalah kita membangun komunikasi dengan Koalisi Indonesia Maju. Sampai tahapan mengkaji, membahas opsi alternatif ketika pasangan AMAN ini tidak bisa berlayar karena kekurangan kursi," katanya.
Dia menambahkan, opsi pertama mendukung AMAN dilakukan sejak deklarasi pada 25 Juni 2024 lalu dan berakhir pada 4 Agustus 2024. Sebab, dibutuhkan 22 kursi untuk mengusung pasangan cagub-cawagub agar bisa maju ke Pilkada 2024, sedangkan PKS hanya memiliki 18 kursi, sehingga masih kurang 4 kursi.
"Ketika tenggat waktu 4 Agustus itu sudah lewat, maka opsi kedua inilah yang akan kita kaji, kita bahas, dan kita perdalam. Itulah kemudian pimpinan kami (Presiden PKS) berkomunikasi dengan pimpinan parpol lain, termasuk dengan Koalisi Indonesia Maju," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :