Polsek Rajapolah Tasikmalaya Diserbu Puluhan Pelajar SMP, Ada Apa?
Selasa, 25 Agustus 2020 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, guru SMPN 2 Rajapolah, Eti Ernawati mengatakan, adanya jaringan internet gratis ini cukup membantu siswa dalam proses pembelajaran. "Apalagi selama ini banyak siswa yang terkendala pembelajaran daringnya karena tidak memiliki kuota internet," sebutnya.
Eti menambahkan, banyak orang tua siswa yang mengeluh karena tidak memiliki kuota untuk anaknya belajar daring. Sehingga proses belajar siswa terganggu dan bahkan sering siswa tidak mengerjakan tugas. "Dengan bantuan ini kami berharap siswa tidak terputus pembelajarannya," ujarnya.
Sementara, salah satu siswa SMPN 2 Rajapolah, Asep Nanang Saputra menyatakan bahwa setiap minggu harus membeli kuota internet sebesar Rp15.000 agar bisa belajar daring. WiFi internet gratis ini kedepannya akan digunakan secara bergiliran oleh sekolah sekolah yang ada di wilayah hukum Polsek Rajapolah dan bisa digunakan setiap hari.
Eti menambahkan, banyak orang tua siswa yang mengeluh karena tidak memiliki kuota untuk anaknya belajar daring. Sehingga proses belajar siswa terganggu dan bahkan sering siswa tidak mengerjakan tugas. "Dengan bantuan ini kami berharap siswa tidak terputus pembelajarannya," ujarnya.
Sementara, salah satu siswa SMPN 2 Rajapolah, Asep Nanang Saputra menyatakan bahwa setiap minggu harus membeli kuota internet sebesar Rp15.000 agar bisa belajar daring. WiFi internet gratis ini kedepannya akan digunakan secara bergiliran oleh sekolah sekolah yang ada di wilayah hukum Polsek Rajapolah dan bisa digunakan setiap hari.
(shf)
Lihat Juga :