Banjir Bandang Landa Papua Tengah Akibatkan 4 Warga Dogiyai Meninggal
Selasa, 06 Agustus 2024 - 08:25 WIB
loading...
Empat orang warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah. Foto/BNPB
A
A
A
DOGIYAI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan empat orang warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah pada Jumat (2/8), pukul 20.00 WIT.
“Kejadian banjir tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari yang melanda wilayah Kabupaten Dogiyai,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (6/8/2024).
Aam sapaan Abdul Muhari mengatakan banjir bandang ini menyebabkan dua kampung, yaitu Kampung Bukapa dan Kampung Putapa yang berada dalam wilayah administratif Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai terdampak.
Baca Juga: Papua Hujan Ekstrem, Distrik Dekai Yahukimo Diterjang Banjir 1 Meter
“Berdasarkan laporan yang diterima oleh pada hari senin (5/8) pukul 19.00 WIB tercatat empat warga meninggal dunia, satu warga luka ringan dan satu warga dilaporkan hilang. Sementara itu, kerugian materil yang tercatat antara lain kerusakan satu unit fasilitas pendidikan,” ujarnya.
“Kejadian banjir tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari yang melanda wilayah Kabupaten Dogiyai,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (6/8/2024).
Aam sapaan Abdul Muhari mengatakan banjir bandang ini menyebabkan dua kampung, yaitu Kampung Bukapa dan Kampung Putapa yang berada dalam wilayah administratif Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai terdampak.
Baca Juga: Papua Hujan Ekstrem, Distrik Dekai Yahukimo Diterjang Banjir 1 Meter
“Berdasarkan laporan yang diterima oleh pada hari senin (5/8) pukul 19.00 WIB tercatat empat warga meninggal dunia, satu warga luka ringan dan satu warga dilaporkan hilang. Sementara itu, kerugian materil yang tercatat antara lain kerusakan satu unit fasilitas pendidikan,” ujarnya.
Lihat Juga :