Komite Khittah NU 1926 Minta Rizal Ramli Benahi Ekonomi Nasional
Selasa, 25 Agustus 2020 - 07:05 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Rizal Ramli mengakui bahwa, pandemi COVID-19 berdampak di semua lini kehidupan termasuk di instansi pendidikan. Dimana pola kerja dan belajar berubah ke arah virtual. Hampir enam bulan ini, lembaga pendidikan di Indonesia termasuk pesantren telah menutup rapat ruang-ruang kelas fisiknya.
"Padahal, pesantren merupakan lembaga pendidikan dan dakwah yang telah ada sejak ratusan tahun lalu di Indonesia, sebelum republik ini berdiri," katanya.
Pesantren, imbuhnya, juga merupakan salah satu kontributor penyumbang pendapatan ekonomi daerah melalui industri kreatif, koperasi, dan UKM. Saat ini, jumlahnya mencapai 25.938 pesantren.
"Potensi pesantren dengan koperasi dan usaha kreatifnya luar biasa, ada yang mampu berdiri dan maju seperti Sidogiri. Namun banyak yang harus mendapatkan stimulus dan pendampingan. Di sini peran negara seharusnya hadir," ujarnya
"Padahal, pesantren merupakan lembaga pendidikan dan dakwah yang telah ada sejak ratusan tahun lalu di Indonesia, sebelum republik ini berdiri," katanya.
Pesantren, imbuhnya, juga merupakan salah satu kontributor penyumbang pendapatan ekonomi daerah melalui industri kreatif, koperasi, dan UKM. Saat ini, jumlahnya mencapai 25.938 pesantren.
"Potensi pesantren dengan koperasi dan usaha kreatifnya luar biasa, ada yang mampu berdiri dan maju seperti Sidogiri. Namun banyak yang harus mendapatkan stimulus dan pendampingan. Di sini peran negara seharusnya hadir," ujarnya
(msd)
Lihat Juga :