15 Menit Disapu Angin Kencang dan Hujan Deras, 48 Rumah Rusak di Tulang Bawang Lampung
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 21:13 WIB
loading...
Dalam waktu 15 menit disapu angin kencang dan hujan deras, sekitar 48 rumah warga di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, rusak. Foto/Ahmad Luthfi Rosyadi
A
A
A
TULANG BAWANG - Dalam waktu 15 menit disapu angin kencang dan hujan deras, sekitar 48 rumah warga di Desa Purwajaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, rusak.
Angin kencang dan hujan deras juga menumbangkan sejumlah pohon dan merusak atap rumah warga dan satu pondok pesantren.
“Berdasarkan data sementara, tercatat 48 rumah warga rusak. Tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” kata Juanda, Kepala Desa Purwajaya, Jumat (2/8/2024).
Baca juga; Reklame Besar Roboh Diterpa Angin Kencang, Timpa Pengendara Motor di Bandung
Saat ini warga di bantu aparatur desa bergotong royong membersihkan puing-puing atap rumah yang rusak dan memperbaiki dengan yang baru.
Angin kencang yang terjadi, Jumat (2/8/2024) sore berlangsung selama hampir 15 menit. Angin kencang yang muncul tiba-tiba dari berbagai arah membuat sejumlah warga panik dan menyelamatkan diri.
“Angin datang disertai hujan deras secara tiba tiba, warga berusaha berlindung menyelamatkan diri,” ujar Suprapto, seorang warga Purwajaya.
Angin kencang dan hujan deras juga menumbangkan sejumlah pohon dan merusak atap rumah warga dan satu pondok pesantren.
“Berdasarkan data sementara, tercatat 48 rumah warga rusak. Tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” kata Juanda, Kepala Desa Purwajaya, Jumat (2/8/2024).
Baca juga; Reklame Besar Roboh Diterpa Angin Kencang, Timpa Pengendara Motor di Bandung
Saat ini warga di bantu aparatur desa bergotong royong membersihkan puing-puing atap rumah yang rusak dan memperbaiki dengan yang baru.
Angin kencang yang terjadi, Jumat (2/8/2024) sore berlangsung selama hampir 15 menit. Angin kencang yang muncul tiba-tiba dari berbagai arah membuat sejumlah warga panik dan menyelamatkan diri.
“Angin datang disertai hujan deras secara tiba tiba, warga berusaha berlindung menyelamatkan diri,” ujar Suprapto, seorang warga Purwajaya.
(wib)
Lihat Juga :