Pelajar SMK di Malang Tewas Tak Wajar, Polisi Sebut Pengaruh Miras Berlebihan
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pelajar SMK di Malang Ditemukan Tewas Tak Wajar, Polisi Turun Tangan
"Pada saat dibangunkan tubuhnya kondisi kaku dan suhu tubuh dingin. Bibir berdarah dan mata sebelah kanan berdarah, ia tidak bisa dibangunkan sehingga Bu Atik berteriak, sehingga tetangga datang untuk cek almarhum Syaroni," jelasnya.
Selain itu, dari pemeriksaan dokter forensik ketika visum dan autopsi disebut Gandha, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
Luka di mata sebelah kiri disebut dokter karena adanya benturan keras dengan lantai setibanya di rumah.
"Luka di mata sebelah kiri itu menurut dokter yang memeriksa itu sentuhan dengan benda tumpul seperti lantai, karena kondisinya saat itu tengkurap di lantai rumah," tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, pada Jumat (5/7/2024) Syahroni pelajar asal Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, ditemukan tewas tak bernyawa di ruang tamu rumahnya. Ia ditemukan meninggal oleh ibunya.
"Pada saat dibangunkan tubuhnya kondisi kaku dan suhu tubuh dingin. Bibir berdarah dan mata sebelah kanan berdarah, ia tidak bisa dibangunkan sehingga Bu Atik berteriak, sehingga tetangga datang untuk cek almarhum Syaroni," jelasnya.
Selain itu, dari pemeriksaan dokter forensik ketika visum dan autopsi disebut Gandha, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
Luka di mata sebelah kiri disebut dokter karena adanya benturan keras dengan lantai setibanya di rumah.
"Luka di mata sebelah kiri itu menurut dokter yang memeriksa itu sentuhan dengan benda tumpul seperti lantai, karena kondisinya saat itu tengkurap di lantai rumah," tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, pada Jumat (5/7/2024) Syahroni pelajar asal Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, ditemukan tewas tak bernyawa di ruang tamu rumahnya. Ia ditemukan meninggal oleh ibunya.
Lihat Juga :