Kisah 6 Juta Gulden Sumbangan Raja Yogyakarta Modal Awal Negara Republik Indonesia
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 07:30 WIB
loading...
Sri Sultan Hamengkubuwono IX lahir di Yogyakarta pada 12 April 1912. Foto/Istimewa
A
A
A
Keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang diproklamasikan Soekarno dan Muhammad Hatta, tak bisa dilepaskan dari peran Sultan Yogyakarta. Ya, Sultan Hamengkubuwono IX ini rela bergabung ke Indonesia.
Padahal secara perhitungan politis dan ketatanegaraan, Yogyakarta sebenarnya bisa mendirikan negara sendiri. Kebijaksanaan Sultan Hamengkubuwono konon membuat Yogyakarta akhirnya masuk dalam pangkuan Indonesia.
Apalagi usai kemerdekaan ada beberapa pergolakan yang membuat pemerintahan diungsikan ke Yogyakarta. Konon Sultan Hamengkubuwono IX pulalah yang menyumbangkan kekayaan pribadinya menggaji pegawai Indonesia di awal-awal merdeka.
Baca Juga: Kisah Tragis Ronggolawe, Kesetiaan Bela Raja Majapahit Berujung Kematian dengan Cap Pemberontak
Saat itu konon kondisi ekonomi Indonesia masih belum stabil, ditambah dengan adanya agresi militer Belanda dan sekutunya pasca proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Sri Sultan menyumbangkan 6,5 juta Gulden untuk NKRI.
Padahal secara perhitungan politis dan ketatanegaraan, Yogyakarta sebenarnya bisa mendirikan negara sendiri. Kebijaksanaan Sultan Hamengkubuwono konon membuat Yogyakarta akhirnya masuk dalam pangkuan Indonesia.
Apalagi usai kemerdekaan ada beberapa pergolakan yang membuat pemerintahan diungsikan ke Yogyakarta. Konon Sultan Hamengkubuwono IX pulalah yang menyumbangkan kekayaan pribadinya menggaji pegawai Indonesia di awal-awal merdeka.
Baca Juga: Kisah Tragis Ronggolawe, Kesetiaan Bela Raja Majapahit Berujung Kematian dengan Cap Pemberontak
Saat itu konon kondisi ekonomi Indonesia masih belum stabil, ditambah dengan adanya agresi militer Belanda dan sekutunya pasca proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Sri Sultan menyumbangkan 6,5 juta Gulden untuk NKRI.
Lihat Juga :