Dorong Geliat Ekonomi, Bank Jatim Salurkan KUR dalam Kegiatan K-UKM Expo 2024
Kamis, 01 Agustus 2024 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Arief, Bank Jatim memang selalu konsisten untuk terus mendukung UMKM agar semakin tumbuh dan berkembang. Dengan begitu, KUR Bank Jatim diharapkan dapat menghadirkan multiplier effect yang mampu mendorong geliat aktivitas ekonomi di Jatim.
“Kami akan membiayai sektor-sektor yang bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi lewat penyaluran kredit sehingga bisa mengakselerasi perekonomian nasional, khususnya Jatim,” tuturnya.
Adapun sampai dengan triwulan I 2024, kredit Bamk Jatim telah tersalurkan sebanyak Rp56,9 triliun atau naik 18,76 persen (YoY). Angka tersebut di atas pertumbuhan rata-rata nasional yang hanya sebesar 12,40 persen (YoY). Komposisinya, kredit konsumtif sebesar Rp31,3 triliun atau meningkat 7,40 persen (YoY) dan kredit produktif sebesar Rp25,6 triliun atau meningkat 36,34 persen (YoY).
Baca juga; DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Kemudian peningkatan sektor kredit produktif ditopang oleh tingginya pertumbuhan. Terutama dari segmen mikro yang melesat 36,63 persen (YoY), segmen ritel & menengah yang tumbuh sebesar 58,40 persen (YoY), dan segmen korporasi naik 17,97 persen (YoY).
“Kami akan membiayai sektor-sektor yang bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi lewat penyaluran kredit sehingga bisa mengakselerasi perekonomian nasional, khususnya Jatim,” tuturnya.
Adapun sampai dengan triwulan I 2024, kredit Bamk Jatim telah tersalurkan sebanyak Rp56,9 triliun atau naik 18,76 persen (YoY). Angka tersebut di atas pertumbuhan rata-rata nasional yang hanya sebesar 12,40 persen (YoY). Komposisinya, kredit konsumtif sebesar Rp31,3 triliun atau meningkat 7,40 persen (YoY) dan kredit produktif sebesar Rp25,6 triliun atau meningkat 36,34 persen (YoY).
Baca juga; DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Kemudian peningkatan sektor kredit produktif ditopang oleh tingginya pertumbuhan. Terutama dari segmen mikro yang melesat 36,63 persen (YoY), segmen ritel & menengah yang tumbuh sebesar 58,40 persen (YoY), dan segmen korporasi naik 17,97 persen (YoY).
Lihat Juga :