Brimob dan Polantas Bentrok di Tual Maluku, Situasi Sempat Mencekam
Senin, 29 Juli 2024 - 08:42 WIB
loading...
A
A
A
Informasi diperoleh menyebutkan insiden ini diduga dipicu oleh tindakan Polantas Polres Tual yang menilang kendaraan pribadi seorang anggota Brimob karena menggunakan knalpot brong dalam Operasi Patuh Salawaku 2024 pada Jumat (26/7/2024).
Pada Sabtu malam sekitar pukul 23.40 WIB, seorang pria yang mengendarai sepeda motor sambil berboncengan mendatangi Pos SS dan mengeluarkan kata-kata makian kepada anggota Polantas. Tak lama kemudian, sekitar 30 anggota Brimob datang ke Polres Kota Tual dan menganiaya tiga anggota Polantas setempat, yang kemudian melarikan diri.
Kepala Desa Taar Dullah Selatan, Carles Tarenten, menyayangkan sikap aparat yang saling serang ini. Ia menyebut insiden tersebut sangat berlebihan dan mendesak Kapolda Maluku hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menarik pasukan Brimob BKO Resimen 3 Pelopor dari Kota Tual agar warga dapat beraktivitas dengan damai.
Baca Juga: Pasca Bentrokan di Pulau Haruku Maluku Tengah, BAJA Perindo: Utamakan Musyawarah, Jangan Terprovokasi
"Kami minta Pak Kapolda Maluku, Pak Kapolri segera menarik pasukan Brimob BKO dari Kota Tual, supaya warga bisa beraktivitas dengan damai," ujarnya dalam sebuah video yang dilihat pada Senin (29/7/2024).
Pada Sabtu malam sekitar pukul 23.40 WIB, seorang pria yang mengendarai sepeda motor sambil berboncengan mendatangi Pos SS dan mengeluarkan kata-kata makian kepada anggota Polantas. Tak lama kemudian, sekitar 30 anggota Brimob datang ke Polres Kota Tual dan menganiaya tiga anggota Polantas setempat, yang kemudian melarikan diri.
Kepala Desa Taar Dullah Selatan, Carles Tarenten, menyayangkan sikap aparat yang saling serang ini. Ia menyebut insiden tersebut sangat berlebihan dan mendesak Kapolda Maluku hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menarik pasukan Brimob BKO Resimen 3 Pelopor dari Kota Tual agar warga dapat beraktivitas dengan damai.
Baca Juga: Pasca Bentrokan di Pulau Haruku Maluku Tengah, BAJA Perindo: Utamakan Musyawarah, Jangan Terprovokasi
"Kami minta Pak Kapolda Maluku, Pak Kapolri segera menarik pasukan Brimob BKO dari Kota Tual, supaya warga bisa beraktivitas dengan damai," ujarnya dalam sebuah video yang dilihat pada Senin (29/7/2024).
Lihat Juga :