Fakta-Fakta Gempa Kuningan Jabar, Pernah Terjadi pada Tahun 1947
Jum'at, 26 Juli 2024 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
Daryono mengatakan gempa yang terjadi merupakan jenis gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) akibat aktivitas sesar aktif.
Gempa Kuningan diduga berasosiasi dengan aktivitas Sesar Baribis segmen Ciremai karena episenter ketiga gempa berdekatan dengan jalur segmen sesar ini.
“Gempa Kuningan memiliki mekanisme sumber pergerakan mendatar/geser (strike-slip),” katanya.
Baca juga; Ada Gerakan di Sesar Ciremai, Kuningan Diguncang Gempa 3,1 SR
Daryono menjelaskan bahwa gempa paling kuat terjadi dengan magnitudo M4.1 dengan skala intensitas mencapai IV MMI dan bersifat destruktif karena menyebabkan 1 bangunan Masjid rusak ringan dan 3 bangunan rumah rusak ringan.
Gempa Kuningan diduga berasosiasi dengan aktivitas Sesar Baribis segmen Ciremai karena episenter ketiga gempa berdekatan dengan jalur segmen sesar ini.
“Gempa Kuningan memiliki mekanisme sumber pergerakan mendatar/geser (strike-slip),” katanya.
Baca juga; Ada Gerakan di Sesar Ciremai, Kuningan Diguncang Gempa 3,1 SR
Daryono menjelaskan bahwa gempa paling kuat terjadi dengan magnitudo M4.1 dengan skala intensitas mencapai IV MMI dan bersifat destruktif karena menyebabkan 1 bangunan Masjid rusak ringan dan 3 bangunan rumah rusak ringan.
Lihat Juga :