Pusat Perlindungan Orangutan di Berau Kaltim Terancam Aktivitas Tambang Ilegal
Rabu, 24 Juli 2024 - 10:49 WIB
loading...
A
A
A
Hutan tersebut memiliki nilai konservasi tinggi dan meerupakan habitat orangutan. Namun beberapa bulan terakhir, pihaknya menemukan aktivitas tambang ilegal dengan kegiatan membuka hutan yang masif.
“Area sekolah hutan di Labanan seluas 5 hektare, kondisi di lapangan tak jauh dari situ ada kegiatan tambang ilegal. Jaraknya hanya 1 kilo meter, dan dikhawatirkan aktivitas itu akan terus mendekat ke sekolah hutan,” katanya.
Baca juga: Ternyata Orangutan Sumatera-Kalimantan Dulunya Bertubuh Raksasa
Disebutkan Ari, aktivitas pertambangan itu sangat mempengaruhi kegiatan di sekolah hutan. Suara gemuruh dari penggalian dan alat berat terdengar hingga ke sekolah hutan.
Dikhawatirkan orangutan setres dan ketakutan hingga berpengaruh pada Kesehatan semua orangutan.
“Kita tetap pertahankan sekolah hutannya sampai saat ini. Tapi kalau kondisinya terus begini, mau tidak mau kita harus mengambil beberapa opsi,” sebutnya.
“Area sekolah hutan di Labanan seluas 5 hektare, kondisi di lapangan tak jauh dari situ ada kegiatan tambang ilegal. Jaraknya hanya 1 kilo meter, dan dikhawatirkan aktivitas itu akan terus mendekat ke sekolah hutan,” katanya.
Baca juga: Ternyata Orangutan Sumatera-Kalimantan Dulunya Bertubuh Raksasa
Disebutkan Ari, aktivitas pertambangan itu sangat mempengaruhi kegiatan di sekolah hutan. Suara gemuruh dari penggalian dan alat berat terdengar hingga ke sekolah hutan.
Dikhawatirkan orangutan setres dan ketakutan hingga berpengaruh pada Kesehatan semua orangutan.
“Kita tetap pertahankan sekolah hutannya sampai saat ini. Tapi kalau kondisinya terus begini, mau tidak mau kita harus mengambil beberapa opsi,” sebutnya.
Lihat Juga :