alexametrics

Mahasiswa Yogyakarta Dibunuh dan Dibuang di Jurang Cemoro Sewu

loading...
Mahasiswa Yogyakarta Dibunuh dan Dibuang di Jurang Cemoro Sewu
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
MAGETAN - Teka-teki identitas mayat laki-laki terbungkus selimut yang ditemukan di jurang jalur Cemoro Sewu, Plaosan, Magetan, Jawa Timur, Jumat, 12 Juli 2019 akhirnya terkuak.

Jasad yang diduga kuat korban pembunuhan itu merupakan seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta asal Timor Leste.

Terungkapnya kasus ini setelah Polres Magetan meneruskan informasi penemuan mayat tersebut kepada jajaran Polri di seluruh Indonesia.



Informasi itu ternyata identik dengan ciri-ciri korban yang tinggal di Yogyakarta dan dilaporkan diculik dan hilang sejak beberapa hari lalu. (Baca juga: Cium Aroma Tak Sedap, Warga Temukan Jasad Berbalut Selimut di Dasar Jurang)

Selanjutnya Polres Magetan bekerjasama dengan Polda DIY berhasil mengungkap identitas korban yang diketahui bernama Joao Bosco Baptista Colo Batan (21), warga negara Timor Leste yang sedang kuliah di Yogyakarta.

Dugaan awal penyebab kematian diakibatkan pembunuhan, dan jasadnya dibuang di jurang Cemoro Sewu dengan cara dilempar dari dalam mobil.

Kapolres Magetan AKBP Muhamad Riffai menjelaskan, terungkapnya identitas korban diperkuat dari autopsi di RS Bhayangkara, Nganjuk, Jawa Timur.

“Serta keterangan dari ayah angkat korban dan laporan dari kepolisian tentang adanya tindak penculikan di daerah Yogyakarta,” katanya di Mapolres Magetan, Rabu (17/7/2019)

Sebelumnya mayat korban ditemukan terbungkus kain mirip seprei di dasar jurang sedalam 15 meter di jalur Cemoro Sewu.

Kondisi jasad sulit dikenali dan tidak ditemukan identitas yang melekat namun berciri celana pendek dan kaus gelap dan terdapat luka di beberapa bagian tubuh. Polda DIY saat ini menangani kasus ini untuk mengungkap pelaku yang membunuh korban.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak