Akui Kekerasan Verbal, Ibu Kandung Korban Penculikan Ngaku Kangen Anak
Senin, 24 Agustus 2020 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
"Kita duduk dekat, kan ada orang KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) juga tapi dia enggak berani natap saya karena ketakutan, mungkin dia trauma," katanya. (Baca juga: Asmara Terlarang Duda 41 Tahun dan ABG 14 Tahun Berakhir di Jeruji Besi )
Belakangan, KPAI sendiri menyebutkan bahwa F ketakutan dengan sikap Ro yang kerap memarahinya. Sikap ini pula, kata KPAI, yang menjadi alasan F dicabuli Wawan yang kemudian memberikan perhatian melebihi orang tuanya. Karena itulah F, oleh KPAI dibawa KPAI di rumah aman.
Terhadap itu, Ro tak menampik. Apa yang dilakukannya hanya ingin mengajarkan kepada anaknya. Ia pun membantah bila disebut kerap menggunakan kekerasan fisik dalam mendidik F. "Paling omongan saja yang biasa," katanya.
Rencananya setelah nantinya dipertemukan dengan F kembali. Ro bakal membawa tiga anaknya, termasuk F ke Medan, Sumatera Utara. Hal ini demi menghindari sepak terjang Wawan yang disinyalir bakal datang setelah keluar masa penahanan.
Belakangan, KPAI sendiri menyebutkan bahwa F ketakutan dengan sikap Ro yang kerap memarahinya. Sikap ini pula, kata KPAI, yang menjadi alasan F dicabuli Wawan yang kemudian memberikan perhatian melebihi orang tuanya. Karena itulah F, oleh KPAI dibawa KPAI di rumah aman.
Terhadap itu, Ro tak menampik. Apa yang dilakukannya hanya ingin mengajarkan kepada anaknya. Ia pun membantah bila disebut kerap menggunakan kekerasan fisik dalam mendidik F. "Paling omongan saja yang biasa," katanya.
Rencananya setelah nantinya dipertemukan dengan F kembali. Ro bakal membawa tiga anaknya, termasuk F ke Medan, Sumatera Utara. Hal ini demi menghindari sepak terjang Wawan yang disinyalir bakal datang setelah keluar masa penahanan.
(mhd)
Lihat Juga :