Sandiaga Uno Bangga Pemanfaatan Program Santri Digitalpreneur di Ponpes Assalafiyah Sleman
Sabtu, 20 Juli 2024 - 08:44 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan Pelatihan Santri DigitalPreneur Indonesia diadakan kembali di 10 kabupaten/kota terpilih, yaitu Lombok Barat, Balikpapan, Sukabumi, Gorontalo, Gresik, Padang Panjang, Banyuwangi, Wajo, dan Pekanbaru.
Maka pada saat ini terpilihlahPondok Pesantren Assalafiyyah.Pemilihan peserta didasarkan pada minat para santri terhadap proses kreatif dan digitalisasi. Di setiap kota,dijaring 50 orang peserta dari 10 pesantren yang akan mengikuti pelatihan selama 4 hari.
Setiap pesantren akan tergabung menjadi 1 kelompok beranggotakan 5 orang, dan diminta untuk menghasilkan 1konten. Karya terbaik dari masing-masing kota nantinya akan dipamerkan pada Demo Day di Jakarta.
Direktur Pendidikan Ponpes Assalafiyah Mlangi 2, KH Irwan masduki mengapresiasi program Santridigital Preneur Indonesia. Program ini sejalan dengan kegiatan yang ada di pesantren.
Salah satunya diaplikasikan dalam Digital laundry aplikasi yang melibatkan beberapa warga sekitar. “Saat ini sedang mengembangkan aplikasi pengolahan sampah, semoga ini juga menguntungkan,” katanya.
Maka pada saat ini terpilihlahPondok Pesantren Assalafiyyah.Pemilihan peserta didasarkan pada minat para santri terhadap proses kreatif dan digitalisasi. Di setiap kota,dijaring 50 orang peserta dari 10 pesantren yang akan mengikuti pelatihan selama 4 hari.
Setiap pesantren akan tergabung menjadi 1 kelompok beranggotakan 5 orang, dan diminta untuk menghasilkan 1konten. Karya terbaik dari masing-masing kota nantinya akan dipamerkan pada Demo Day di Jakarta.
Direktur Pendidikan Ponpes Assalafiyah Mlangi 2, KH Irwan masduki mengapresiasi program Santridigital Preneur Indonesia. Program ini sejalan dengan kegiatan yang ada di pesantren.
Salah satunya diaplikasikan dalam Digital laundry aplikasi yang melibatkan beberapa warga sekitar. “Saat ini sedang mengembangkan aplikasi pengolahan sampah, semoga ini juga menguntungkan,” katanya.
(ams)
Lihat Juga :