Angka Stunting dan BBLR di Desa Cibatok Bogor Turun
Jum'at, 19 Juli 2024 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
"Hal itu demi menciptakan generasi unggul dan berkualitas di masa mendatang mewujudkan Indonesia Emas 2045. Kami berharap kolaborasi bersama Infokes dan 1.000 Days Fund di Program Posyandu Teladan di Desa Cibatok 1 ini menjadi contoh baik untuk diimplementasikan di desa-desa lainnya di Indonesia," ujar Thohir.
Selama 10 bulan, Posyandu Teladan telah mendampingi 11 posyandu di area Puskesmas Cibungbulang Desa Cibatok 1 yang telah menggunakan e-Puskesmas dalam pencatatan data-datanya. Kemudian, melatih 53 kader secara daring dan luring dengan memberikan materi mencakup pengetahuan dasar stunting, penyuluhan menggunakan Poster Pintar, ASI eksklusif dan manajemen Posyandu.
"Para kader yang telah terlatih melakukan kunjungan rumah sebanyak 803 keluarga hingga berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan kepada lebih dari 900 anak," ucapnya.
Selain itu, kader juga memberikan perhatian khusus kepada ibu-ibu hamil yang berisiko melahirkan bayi BBLR dengan melakukan kunjungan rumah dan penyuluhan lebih intensif dengan mengacu pada data-data yang tercatat dalam Sistem Informasi Puskesmas (ePuskesmas).
COO 1.000 Days Fund Rindang Asmara mengaku sangat bangga dengan pencapaian program Posyandu Teladan di Desa Cibatok 1. Penurunan signifikan angka stunting dan BBLR di tahun pertama ini menunjukkan bahwa upaya bersama telah membuahkan hasil luar biasa.
"Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat, terutama kader posyandu atas upayanya dalam mencegah kasus stunting di desa ini. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Adaro dan Infokes atas dukungan dan kerja sama yang telah menyukseskan program ini," ujarnya.
Selama 10 bulan, Posyandu Teladan telah mendampingi 11 posyandu di area Puskesmas Cibungbulang Desa Cibatok 1 yang telah menggunakan e-Puskesmas dalam pencatatan data-datanya. Kemudian, melatih 53 kader secara daring dan luring dengan memberikan materi mencakup pengetahuan dasar stunting, penyuluhan menggunakan Poster Pintar, ASI eksklusif dan manajemen Posyandu.
"Para kader yang telah terlatih melakukan kunjungan rumah sebanyak 803 keluarga hingga berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan kepada lebih dari 900 anak," ucapnya.
Selain itu, kader juga memberikan perhatian khusus kepada ibu-ibu hamil yang berisiko melahirkan bayi BBLR dengan melakukan kunjungan rumah dan penyuluhan lebih intensif dengan mengacu pada data-data yang tercatat dalam Sistem Informasi Puskesmas (ePuskesmas).
COO 1.000 Days Fund Rindang Asmara mengaku sangat bangga dengan pencapaian program Posyandu Teladan di Desa Cibatok 1. Penurunan signifikan angka stunting dan BBLR di tahun pertama ini menunjukkan bahwa upaya bersama telah membuahkan hasil luar biasa.
"Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat, terutama kader posyandu atas upayanya dalam mencegah kasus stunting di desa ini. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Adaro dan Infokes atas dukungan dan kerja sama yang telah menyukseskan program ini," ujarnya.
Lihat Juga :