Kisah Sintong Panjaitan Mau Menangis saat Ribuan Prajurit Tinggalkan Kopassus

Jum'at, 19 Juli 2024 - 06:39 WIB
loading...
A A A
Sintong Panjaitan mengenang betapa sulitnya momen itu. "Saya rasanya mau menangis karena banyak orang yang baru masuk Kopassus harus keluar," ungkapnya saat itu, dikutip dari buku Kopassus untuk Indonesia, Profesionalisme Prajurit Kopassus. Upacara pergantian baret pun berlangsung dengan penuh haru, semua prajurit berdiri mengenakan baret merah sebelum akhirnya menukarnya dengan baret hijau.

Kolonel Inf Tarub, salah satu prajurit yang harus mengganti baret merahnya, mengungkapkan kesedihan yang mendalam saat itu. Dia kemudian diangkat menjadi komandan pertama Brigif Linud 3/Kostrad di Kariango. Seperti Sintong, Tarub juga merasakan betapa beratnya momen perampingan ini. Dia berusaha keras untuk menyemangati prajurit-prajuritnya yang harus meninggalkan Kopassus.

Tarub meminta izin kepada Try Sutrisno untuk berlutut saat baret merahnya diganti menjadi baret hijau. "Saya minta ke Pak Try bahwa dulu saya terima baret merah dengan berlutut di Pantai Selatan. Jadi ini kalau dilepas, saya maunya sambil berlutut juga," kenangnya.

Meskipun banyak prajurit yang menangis, Tarub terus membangun semangat dan kebanggaan di antara anak buahnya. Dia mengajak mereka untuk melihat bahwa semangat dan jiwa Kopassus tetap ada dalam diri mereka, terlepas dari warna baret yang mereka kenakan. Melalui olahraga seperti sepak bola dan voli, Tarub berusaha membuat prajuritnya tetap gembira dan bersemangat.

Kisah perampingan ini menjadi saksi haru dari pengorbanan dan kesetiaan para prajurit Kopassus. Meskipun harus meninggalkan baret merah kebanggaan mereka, semangat dan dedikasi mereka terhadap negara tetap berkobar, menunjukkan bahwa sejati prajurit tidak ditentukan oleh warna baret, tetapi oleh semangat yang ada di dalam hati mereka.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Rekomendasi
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Berita Terkini
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved