Petani Tembakau di Rembang Keluhkan Perusahaan Tidak Terbuka

Senin, 24 Agustus 2020 - 02:47 WIB
loading...
Petani Tembakau di Rembang...
Petani tembakau mengirimkan hasil panen ke perusahaan PT. Sadana Arif Nusa di Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Foto SINDOnews
A A A
REMBANG - Petani tembakau mempertanyakan kepedulian dan keterbukaan PT. Sadana Arif Nusa, selama menjadi perusahaan mitra pertembakauan di Kabupaten Rembang. Keluhan tersebut muncul dalam dialog petani tembakau dengan jajaran Pemkab Rembang dan pihak PT. Sadana Arif Nusa yang berlangsung di depan Balai Desa Logung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Sabtu malam (22 Agustus 2020).

Ketika sesi dialog, Edi Waluyo, petani tembakau warga Desa Landoh, Kecamatan Sulang menganggap dari awal penanaman sampai panen, seluruh biaya dan resiko, ditanggung oleh petani. Ia berharap pihak perusahaan juga ikut memberikan perhatian dalam bentuk program, karena sistemnya kemitraan. (Baca: Dukung Kesejahteraan Petani Tembakau, Pemerintah Diminta Dorong Kemitraan)

Contohnya, dulu Sadana pernah menggulirkan bantuan modal melalui hutang piutang, namun sekarang tidak ada lagi. “Apakah perusahaan hanya menanggung marketing atau pasarnya saja. Yang kami tanyakan, mulai tahun 2010-2014 Sadana pernah beri hutang piutang, apakah bisa dikembalikan seperti dulu lagi. Paling tidak ada kontribusi kepada petani, “ beber Edi.

Edi menambahkan masalah lain seputar keterbukaan atau transparansi grade/tingkatan kwalitas tembakau. Selama ini tidak ada rincian antara bobot tembakau dan mendapatkan grade apa, tapi semua langsung diglobal. Ia mengusulkan supaya dirinci masing-masing tingkatan, sehingga petani lega.

“Contoh kita jual 4 bal, tapi grade nya beda-beda, ada yang F2, P2, S1, S2. Tapi nggak ada rinciannya lebih valid. Selama ini diglobal, F1,F2 berapa kilo langsung diglobal duwite sekian. Kalau bisa diatur sedemikian rupa, biar transparan antara petani dengan Sadana, “ imbuhnya disambut tepuk tangan para petani.

Menanggapi masalah tersebut, perwakilan PT. Sadana Arif Nusa, Heri Sukeni menjelaskan program kucuran modal untuk tanaman tembakau digilir dari satu daerah ke daerah lain. Apalagi menurutnya, petani tembakau di Kabupaten Rembang sudah cukup mandiri. Meski demikian, pihaknya akan mengajukan usulan tersebut kepada manajemen perusahaan.

“Proyek ini tidak hanya di Rembang saja, kemungkinan dari finansial dialihkan ke tempat lain. Kalau tahun ini memang tidak ada. Untuk tahun 2021, jika bapak ibu minta itu (modal-Red), akan kami sampaikan ke manajemen di Surabaya, “ terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Tembakau Alternatif...
Tembakau Alternatif Bantu Beralih dari Kebiasaan Merokok
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Rekomendasi
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved