42 Karyawan PT Secco Nusantara Terinfeksi COVID-19
Minggu, 23 Agustus 2020 - 23:37 WIB
loading...
A
A
A
Langkah terakhir, lanjutnya, perusahaan bekerja sama dengan Gugus Tugas COVID-19 Probolinggo untuk melakukan upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona di lingkungan pabrik. Caranya adalah dengan melakukan sterilisasi melalui penyemprotan disinfektan.
"Kami meyakini, penularan virus terjadi di luar pabrik. Misal, ada karyawan yang tertular saat melakukan perjalanan. Keyakinan itu tidak terlepas dari kebijakan perusahaan yang sejak awal ketat menerapkan protokol kesehatan," tandasnya.
Dia menjelaskan, di lingkungan pabrik, perusahaan sejak telah melengkapi diri dengan wastafel elektrik untuk cuci tangan. Setiap karyawan yang hendak masuk pabrik, terlebih dulu juga mesti dicek suhu tubuh menggunakan thermo gun. ”Karyawan wajib pakai masker dan disediakan hand sanitizer di pintu masuk dan di dalam pabrik,” pungkasnya. (Baca: Tak Jaga Jarak, Masker Tak Bawa, Langsung Rapid Test)
Sementara itu, data Pemprov Jatim menunjukkan, pada hari ini, Minggu (23/8/2020), jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim bertambah 279 kasus. Sehingga, jumlah kasus positif mencapai 30.315 kasus. Dari jumlah itu, pasien yang sembuh sebanyak 23.632 orang.
Sedangkan pasien yang meninggal dunia sebanyak 2.172 orang. Sementara pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 4.511 orang. Saat ini, di Jatim tinggal dua daerah yang berstatus zona merah alias risiko tinggi. Yakni, Kota Surabaya dan Sidoarjo.
"Kami meyakini, penularan virus terjadi di luar pabrik. Misal, ada karyawan yang tertular saat melakukan perjalanan. Keyakinan itu tidak terlepas dari kebijakan perusahaan yang sejak awal ketat menerapkan protokol kesehatan," tandasnya.
Dia menjelaskan, di lingkungan pabrik, perusahaan sejak telah melengkapi diri dengan wastafel elektrik untuk cuci tangan. Setiap karyawan yang hendak masuk pabrik, terlebih dulu juga mesti dicek suhu tubuh menggunakan thermo gun. ”Karyawan wajib pakai masker dan disediakan hand sanitizer di pintu masuk dan di dalam pabrik,” pungkasnya. (Baca: Tak Jaga Jarak, Masker Tak Bawa, Langsung Rapid Test)
Sementara itu, data Pemprov Jatim menunjukkan, pada hari ini, Minggu (23/8/2020), jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim bertambah 279 kasus. Sehingga, jumlah kasus positif mencapai 30.315 kasus. Dari jumlah itu, pasien yang sembuh sebanyak 23.632 orang.
Sedangkan pasien yang meninggal dunia sebanyak 2.172 orang. Sementara pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 4.511 orang. Saat ini, di Jatim tinggal dua daerah yang berstatus zona merah alias risiko tinggi. Yakni, Kota Surabaya dan Sidoarjo.
(don)
Lihat Juga :