4 Fakta Judi Online di Jakbar dari Retas Situs Pemerintah hingga Transaksi Rp200 Miliar
Minggu, 14 Juli 2024 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
Kelima GF juga berperan sebagai peretas. Keenam FAP (19) berperan sebagai peretas, serta ketujuh MHP (41), warga Kalideres, Jakarta Barat yang berperan sebagai pemilik rekening yang menampung uang hasil perjudian online.
Penyidik kemudian melakukan patroli siber dan penyelidikan yang mengarah pada aktivitas perjudian di sebuah apartemen Kecamatan Grogol Petamburan.
Pada Kamis, 4 Juli 2024, penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menggerebek pusat perjudian online di apartemen tersebut dan menangkap 6 tersangka.
Setelah dilakukan pengembangan, penyidik menemukan rekening yang digunakan para tersangka dalam menjalankan aksinya. Pemilik rekening atas nama MHP juga ditangkap dan ditetapkan tersangka.
Para pelaku kemudian menambah atau menggunakan subdomain dari website tersebut yang dikenal dengan istilah defacing.
3. Kronologi Pengungkapan
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andri Kurniawan menceritakan kronologi penangkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas perjudian online di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat.Penyidik kemudian melakukan patroli siber dan penyelidikan yang mengarah pada aktivitas perjudian di sebuah apartemen Kecamatan Grogol Petamburan.
Pada Kamis, 4 Juli 2024, penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menggerebek pusat perjudian online di apartemen tersebut dan menangkap 6 tersangka.
Setelah dilakukan pengembangan, penyidik menemukan rekening yang digunakan para tersangka dalam menjalankan aksinya. Pemilik rekening atas nama MHP juga ditangkap dan ditetapkan tersangka.
4. Modus Retas Situs Pemerintah atau Lembaga Pendidikan
Modus operandi jaringan pelaku perjudian online di apartemen Grogol Petamburan yaitu mereka menjalankan aksinya sejak Agustus 2023 dengan mencari website milik instansi pemerintah atau lembaga pendidikan yang sistem keamanannya lemah.Para pelaku kemudian menambah atau menggunakan subdomain dari website tersebut yang dikenal dengan istilah defacing.
Lihat Juga :