Pembagian Sembako di Muslimat NU Surabaya Terapkan Protokol Covid-19
Jum'at, 01 Mei 2020 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
"Lho, itu acara penyerahan bantuan, bukan pembagian sembako. Kita juga tidak mengundang mereka. Tapi mungkin karena ada acara dan kelihatan sembakonya, mereka datang," katanya.
Lagi pula, tandas Lilik, bantuan untuk terdampak COVID-19 tersebut disalurkan PMTS lewat PW Muslimat NU Jatim, bukan PC Muslimat NU Surabaya. "Kalau Muslimat NU Surabaya, sudah membagikan 5.725 kepada warga miskin. Sekitar 31 ton beras yang kita berikan kepada PAC-PAC. Muslimat NU ada rezeki dibagi ke orang-orang yang kurang mampu," tuturnya.
Hal sama ditegaskan Sekretaris PW Muslimat NU Jatim, Mariyam Baharuddin. Menurutnya, pihaknya hanya menerima bantuan dari PMTS dan tidak ada acara pembagian sembako. "Tapi mungkin karena tempatnya (kantor Muslimat NU Surabaya) di pinggir jalan besar, membuat orang lewat datang mendekat dikira ada pembagian," katanya.
Tapi agar tidak mengecewakan, lanjut Mariyam, akhirnya panitia memberikan sembako tersebut meski sebenarnya bukan untuk mereka. "Tapi barang yang tersedia saat itu kan tidak banyak, akhirnya dibagikan kupon untuk ditukar hari ini. Tapi sama sekali tidak ada ricuh, tidak ada yang tersakiti," ujarnya.
Lagi pula, tandas Lilik, bantuan untuk terdampak COVID-19 tersebut disalurkan PMTS lewat PW Muslimat NU Jatim, bukan PC Muslimat NU Surabaya. "Kalau Muslimat NU Surabaya, sudah membagikan 5.725 kepada warga miskin. Sekitar 31 ton beras yang kita berikan kepada PAC-PAC. Muslimat NU ada rezeki dibagi ke orang-orang yang kurang mampu," tuturnya.
Hal sama ditegaskan Sekretaris PW Muslimat NU Jatim, Mariyam Baharuddin. Menurutnya, pihaknya hanya menerima bantuan dari PMTS dan tidak ada acara pembagian sembako. "Tapi mungkin karena tempatnya (kantor Muslimat NU Surabaya) di pinggir jalan besar, membuat orang lewat datang mendekat dikira ada pembagian," katanya.
Tapi agar tidak mengecewakan, lanjut Mariyam, akhirnya panitia memberikan sembako tersebut meski sebenarnya bukan untuk mereka. "Tapi barang yang tersedia saat itu kan tidak banyak, akhirnya dibagikan kupon untuk ditukar hari ini. Tapi sama sekali tidak ada ricuh, tidak ada yang tersakiti," ujarnya.
(msd)
Lihat Juga :