alexametrics

Teriakan Warga Selamatkan Faisal dari Cengkraman Harimau

loading...
Teriakan Warga Selamatkan Faisal dari Cengkraman Harimau
Teriakan warga menyelamatkan Faisal dari cengkraman Harimau yang meneramnya di depan rumah di Desa Pagaranbira Jae, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padanglawas, Provinsi Sumatera Utara, Minggu (26/5/2019). Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
PADANGLAWAS - Teriakan warga menyelamatkan Faisal dari cengkraman Harimau yang meneramnya di depan rumah di Desa Pagaranbira Jae, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padanglawas, Provinsi Sumatera Utara, Minggu (26/5/2019).

Mendengar teriakan warga, harimau langsung melepaskan cengkaraman dan masuk hutan. Nyawa Faisal pun selamat dan lelaki berusia 45 tahun ini hanya mengalami luka gigitan dan cakaran di kepala dan leher.

"Pas di halaman rumahnya itu, tiba-tiba dia minta tolong. Kami yang berada di warung itu sontak keluar dan melihatnya, ternyata dia sudah di terkam harimau itu" kata Hotman seorang warga sekitar yang ikut menyaksikan peristiwa tersebut.



Kejadian tersebut terjadi seusai berbuka puasa di sekitar rumah korban. Warga yang berteriak untuk mengusir harimau dan binatangbuas itu langsung melepaskan cengkaramannya.

"Ya mungkin karena warga beramai-ramai berteriak, kemudian harimau itu melepaskan Faisal dari cengkramannya. Kami pun ramai-ramai membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan" bebernya

Warga sekitar sudah memberitahukan kejadian tersebut kepada Pemerintah Padanglawas. Dari informasi yang diterimanya, Bupati Palas sudah meminta bantuan kepada pihak aparat TNI dan Polri serta BKSDA untuk memburu harimau tersebut.

"Malam ini sebagian warga dibantu polisi dan anggota koramil akan melakukan ronda," lanjutnya. Sementara itu, Faisal masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibuhuan untuk mendapatkan perawatan medis. (Baca juga; Habis Berbuka, Warga Padang Lawas Diterkam Harimau di Depan Rumah)
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak