Status Gunung Marapi Turun Level Waspada, Badan Geologi: Awas Banjir Lahar!
Selasa, 02 Juli 2024 - 08:09 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kurun waktu dua minggu terakhir aktivitas kedua gempa permukaan ini tergolong rendah. Gempa-gempa yang berkaitan dengan pasokan dan migrasi magma dari kedalaman gempalowfrequency,vulkanikdangkal, danvulkanikterlihat menurun setelah Maret 2024.
Baca Juga: Update Korban Banjir Lahar Hujan Marapi, 58 Warga Sumbar Meninggal
“Meskipun pernah terjadi kenaikan tiba-tiba gempavulkanikdalam 25 kali sehari pada 29 April 2024, namun kemudian gempa ini turun drastis di hari-hari berikutnya.setidaknya dalam satu bulan terakhir ketiga gempa tersebut terekam dengan jumlah harian yang rendah,” ujarnya.
Berdasarkan evaluasi data-data di atas secara umum aktivitas GunungMarapi cenderung menurun dan relatif stabil terutama dalam dua minggu terakhir.“Potensi terjadinya erupsi masih tetap ada yang merupakan pelepasan dari sisa energi menuju kondisi keseimbangan,” ucapnya.
Potensi banjir lahar masih bisa terjadi disertai potensi bahaya dari gas-gas vulkanik beracun seperti gas CO2, CO, SO2 dan H2S yang ada di area kawah. Untuk itu, masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai mewaspadai ancaman banjir lahar saat musim hujan.
Baca Juga: Update Korban Banjir Lahar Hujan Marapi, 58 Warga Sumbar Meninggal
“Meskipun pernah terjadi kenaikan tiba-tiba gempavulkanikdalam 25 kali sehari pada 29 April 2024, namun kemudian gempa ini turun drastis di hari-hari berikutnya.setidaknya dalam satu bulan terakhir ketiga gempa tersebut terekam dengan jumlah harian yang rendah,” ujarnya.
Berdasarkan evaluasi data-data di atas secara umum aktivitas GunungMarapi cenderung menurun dan relatif stabil terutama dalam dua minggu terakhir.“Potensi terjadinya erupsi masih tetap ada yang merupakan pelepasan dari sisa energi menuju kondisi keseimbangan,” ucapnya.
Potensi banjir lahar masih bisa terjadi disertai potensi bahaya dari gas-gas vulkanik beracun seperti gas CO2, CO, SO2 dan H2S yang ada di area kawah. Untuk itu, masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai mewaspadai ancaman banjir lahar saat musim hujan.
(ams)
Lihat Juga :