alexametrics

Heboh Surat Pemberhentian Ustaz Abdul Somad, Ini Tanggapan UIN Suska Riau

loading...
Heboh Surat Pemberhentian Ustaz Abdul Somad, Ini Tanggapan UIN Suska Riau
Saat ini beredar surat dugaan pemecatan terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau. Terkait hal tersebut, pihak universitas membantahnya. Foto SINDOnews DOK
A+ A-
PEKANBARU - Saat ini beredar surat dugaan pemecatan terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau. Terkait hal tersebut, pihak universitas membantahnya. Rektor UIN Suksa Riau, Prof Akhmad Mujahidin menepis pemecatan terhadap Ustaz Abdul Somad. Dia menegaskan, bahwa sampai saat ini UAS masih mengajar di universitas yang berada di Jalan HM Subrantas Panam itu.

"Tidak benar itu. Mana kalau ada surat pemecatan. Ustaz Somad masih dosen UIN," kata Prof Akhmad Mujahidin, Selasa (7/5/2019) .

Dia mengatakan, bahwa surat yang beredar saat itu bukanlah surat pemecatan Ustaz Abdul Somad, melainkan surat dari Komisi Aparatur Sipil Negera (KASN). Dimana dalam surat yang ditujukan ke UIN Suska Riau adalah memuat beberapa poin tentang pertemuan UAS dengan Capres Prabowo Subianto pada 11 April 2019 yang beradar luas di Youtube maupun siaran langsung dari salah satu televisi swasta.



Dalam surat tersebut bahwa pertemuan UAS dengan Prabowo terkait Pilpres 2019. KASN menjelaskan bahwa selaku aparatur sipil negara (ASN) harus netral. Netral dalam artian adalah setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

"Surat dari KASN ke kita tertulis tanggal 16 April 2019 dan sampai ke kita tanggal 2 Mei 2019. Intinya pihak KASN yang merupakan komisi langsung di bawah Presiden meminta klarifikasi dari kita tentang UAS soal video yang beredar luas itu. Jadi bukan surat pemecatan. Kita punya 14 hari untuk menjawab surat itu," tandasnya.
(sms)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak