alexametrics

Ledakan di Lokasi Perbaikan Kapal, 2 Pekerja Luka Bakar

loading...
Ledakan di Lokasi Perbaikan Kapal, 2 Pekerja Luka Bakar
Ledakan di lokasi proyek perbaikan kapal menyebabkan dua pekerja luka-luka. Foto/Istimewa
A+ A-
KARIMUN - Dua pekerja PT Multi Ocean Shipyard (MOS) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar serius akibat terkena ledakan. Peristiwa ledakan ini diduga berasal dari sebuah tabung gas saat pengelasan salah satu proyek perbaikan kapal di perusahaan itu, Rabu (24/4/2019) sekira pukul 17.25 WIB.

Kecelakaan bermula ketika salah satu pekerja sedang melakukan pengelasan di atas kapal, tiba-tiba muncul ledakan kuat yang membuat dua pekerja mengalami luka bakar serius. (Baca Juga: Kapal Jukung Meledak di Sungai Musi, 1 Orang Dinyatakan Hilang)

"Jadi saat itu ada pekerja yang sedang mengelas. Kemudian api dari mesin las itu jatuh ke bawah dan mengenai tabung dan meledak," kata seorang pekerja yang tak mau namanya disebutkan.



Ia mengatakan, ledakan itu langsung membuat para pekerja lainnya menghentikan pekerjaannya dan menuju sumber ledakan. Sesaat setelah kejadian itu, dua pekerja ditemukan menjadi korban dari ledakan besar itu.

"Ada dua orang korban, satu orang masih sadarkan diri dan terlihat lemas. Sementara satu lainnya tidak sadarkan diri. Luka bakar mereka cukup parah di sekujur tubuh," katanya.

Kedua orang itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani dan Rumah Sakit Bakti Timah untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengaku belum mendapatkan informasi terkait kebakaran itu, dan sedang mengecek ke anggotanya untuk memastikan kejadian itu.

"Kita belum mendapatkan informasi karena masih berada di PPK mengawasi perhitungan suara. Segera kami infokan terkait kejadian itu nanti," katanya.

Sementara Kepala Pusat Informasi dan Layanan RSUD Muhammad Sani Zulham membenarkan adanya pekerja yang dilarikan ke RSUD karimun karena mengalami luka bakar. Menurutnya, saat ini pekerja itu sedang mendapatkan perawatan medis di ruang Instalasi Gawat Darurat.

"Iya benar, ada satu orang. Saat ini masih dalam perawatan medis di IGD oleh dokter. Kita belum dapat memberikan keterangan karena masih fokus terhadap penanganannya," kata Zulham, Rabu (24/4/2019) malam.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak