alexametrics

Bayi Berumur 40 Hari Terluka Parah Diserang Kera Liar

loading...
Bayi Berumur 40 Hari Terluka Parah Diserang Kera Liar
Kera liar menyerang Muhamad Aldo Sanjaya bayi berumur 40 hari hingga kondisinya terluka parah di bagian kepala dan terpaksa harus rawat inap di Ruang Bougenvil Rumah Sakit Umum Daerah dr Mohamad Saleh, Selasa (23/4/2019). Foto iNews TV/Hana P
A+ A-
PROBOLINGGO - Serangan kera liar kembali resahkan warga Kota Probolinggo. Kali ini kera menyerang Muhamad Aldo Sanjaya bayi berumur 40 hari hingga kondisinya terluka parah di bagian kepala dan terpaksa harus rawat inap di Ruang Bougenvil Rumah Sakit Umum Daerah dr Mohamad Saleh, Selasa (23/4/2019).

Sebelumnya Muhamad Aldo Sanjaya diserang kera liar dalam rumahnya di Kelurahan Kedung Asem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Yuliatin, ibu korban menjelaskan, kejadian ini terjadi ketika putra ke tiganya yang ditidurkan di kamarnya tiba tiba menjerit. "Kakak Aldo yang mendengar jeritan adiknya langsung ke kamar dan dikejutkan ada kera liar besar yang menggendong adiknya. Jeritan kakak korban memaksa kera melepas gendongan dan lari ke area pekarangan," kata Yuliatin.



Korban yang kondisinya berdarah pada bagian kepala kemudian segera dilarikan ke RSUD dr Mohamad Saleh.

Menurut Muhamad warga setempat, serangan kera ini dirasakan warga setempat bukan yang pertama kali dan serangan kera liar ini dirasakan terjadi setiap musim kemarau tiba.

"Bahkan sekitar 4 bulan kemarin warga memburu kera liar karena dirasakan sangat menganggu dan meresahkan. Dari hasil perburuan tersebut warga hanya berhasil melumpuhkan dua kera liar saja dan diduga masih ada kawanan kera yang lain. Karena dianggap kera liar sudah lari ke hutan warga menghentikan perburuannya dan kini serangan kera liar terjadi lagi," kata dia.

Rata rata kera liar ini, ujar dia, menyerang anak anak di bawah umur 5 tahun dan sekitar 10 balita yang pernah diserang kawanan kera liar ini.

"Kami hanya berharap benar-benar ada perhatian dari instansi terkait untuk mengatasi permasalahan ini. Karena selain balita kera juga mengancam ternak warga seperti ayam, itik dan anak kambing milik warga," tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak