Ragam Respons Kenaikan Tarif LRT Jabodebek: Berat sih Kalau Naik 100%
Sabtu, 01 Juni 2024 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Senada dengan Febri, Hafidz dan keluarganya juga sering menggunakan LRT Jabodebek di akhir pekan. Hafidz tengah mengajak keluarganya menaiki LRT untuk bertamasya ke TMII.
"Keretanya bagus, fasilitasnya nyaman. Tapi mungkin karena faktor cuaca, suasana stasiun tertutup sedikit terasa panas. Cuman tidak ada kendala berarti sih," terang Hafidz.
Hafidz mengatakan tarif tiket LRT terlalu mahal. Kesehariannya bekerja di kawasan perkantoran Kuningan, Jakarta Selatan, sehingga tidak sering menggunakan LRT Jabodebek.
"Menurut saya untuk kenaikan tarif LRT di hari kerja pada jam sibuk, itu termasuk mahal. Makanya saya lebih memilih naik sepeda motor dari kediaman saya di Pondok Kopi ke kantor," tutur Hafidz.
Sementara itu, salah satu karyawan swasta asal Cibubur, Nuraeni (34) mengungkapkan dirinya tidak keberatan dengan kenaikan tarif LRT Jabodebek. Dia mengatakan kenaikan tarif tersebut tidak akan terbebani selama fasilitas ketepatan waktu setiap perjalanan tetap konsisten.
"Saya sih nyaman ya dengan LRT ya, selama tidak ada delay dengan pelayanannya, saya tidak masalah kalau tarifnya naik. Soalnya LRT itu lebih baik dibandingkan KRL kalau untuk bekerja," terang Nuraeni.
"Keretanya bagus, fasilitasnya nyaman. Tapi mungkin karena faktor cuaca, suasana stasiun tertutup sedikit terasa panas. Cuman tidak ada kendala berarti sih," terang Hafidz.
Hafidz mengatakan tarif tiket LRT terlalu mahal. Kesehariannya bekerja di kawasan perkantoran Kuningan, Jakarta Selatan, sehingga tidak sering menggunakan LRT Jabodebek.
"Menurut saya untuk kenaikan tarif LRT di hari kerja pada jam sibuk, itu termasuk mahal. Makanya saya lebih memilih naik sepeda motor dari kediaman saya di Pondok Kopi ke kantor," tutur Hafidz.
Sementara itu, salah satu karyawan swasta asal Cibubur, Nuraeni (34) mengungkapkan dirinya tidak keberatan dengan kenaikan tarif LRT Jabodebek. Dia mengatakan kenaikan tarif tersebut tidak akan terbebani selama fasilitas ketepatan waktu setiap perjalanan tetap konsisten.
"Saya sih nyaman ya dengan LRT ya, selama tidak ada delay dengan pelayanannya, saya tidak masalah kalau tarifnya naik. Soalnya LRT itu lebih baik dibandingkan KRL kalau untuk bekerja," terang Nuraeni.
Lihat Juga :