Ahmad Luthfi Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Pekerja di Jateng
Kamis, 21 November 2024 - 06:06 WIB
loading...
Calon Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya untuk melindungi hak-hak pekerja dengan membentuk desk perlindungan buruh. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Calon Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya untuk melindungi hak-hak pekerja dengan membentuk desk perlindungan buruh. Desk ini memperkuat koordinasi antara pemerintah dan pihak terkait seperti Polda Jawa Tengah.
Hal ini dipandang penting guna memastikan kesejahteraan tenaga kerja. Langkah penting yang juga ditawarkan adalah memperkuat program BPJS Ketenagakerjaan yang menjamin hak-hak pekerja, mulai dari upah layak hingga hak-hak mereka dalam hal Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), termasuk pesangon.
Baca juga: Debat Pilkada Jateng, Upaya Jitu Ahmad Luthfi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
“Kami akan memfasilitasi dialog konstruktif antara buruh dan pengusaha untuk menentukan Upah Minimum Regional (UMR) yang adil, berbasis pada prinsip industrial. Perlindungan terhadap perempuan pekerja juga akan menjadi prioritas kami, termasuk hak cuti hamil, melahirkan, atau keguguran,” ujarnya, Rabu (20/11/2024).
Dalam hal pemberdayaan UMKM, Luthfi menawarkan program pendampingan dalam hal permodalan dan pemasaran untuk usaha mikro. Tujuannya agar mereka dapat naik kelas menjadi usaha menengah.
Hal ini dipandang penting guna memastikan kesejahteraan tenaga kerja. Langkah penting yang juga ditawarkan adalah memperkuat program BPJS Ketenagakerjaan yang menjamin hak-hak pekerja, mulai dari upah layak hingga hak-hak mereka dalam hal Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), termasuk pesangon.
Baca juga: Debat Pilkada Jateng, Upaya Jitu Ahmad Luthfi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
“Kami akan memfasilitasi dialog konstruktif antara buruh dan pengusaha untuk menentukan Upah Minimum Regional (UMR) yang adil, berbasis pada prinsip industrial. Perlindungan terhadap perempuan pekerja juga akan menjadi prioritas kami, termasuk hak cuti hamil, melahirkan, atau keguguran,” ujarnya, Rabu (20/11/2024).
Dalam hal pemberdayaan UMKM, Luthfi menawarkan program pendampingan dalam hal permodalan dan pemasaran untuk usaha mikro. Tujuannya agar mereka dapat naik kelas menjadi usaha menengah.
Lihat Juga :