Kisah Menarik Sunjaya Purwadi Sastra, Langsung Dinonaktifkan Setelah 15 Menit Dilantik Jadi Bupati Cirebon

Rabu, 29 Mei 2024 - 15:47 WIB
loading...
Kisah Menarik Sunjaya...
Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra jadi perhatian usai anaknya, Ramadhani Purwadi Sastra dituding sebagai pelaku pembunuhan Vina Cirebon. Foto/Ist
A A A
SOSOK Sunjaya Purwadi Sastra tengah menjadi perbincangan hangat publik. Mantan Bupati Cirebon itu jadi perhatian usai anaknya, Ramadhani Purwadi Sastra, dituding sebagai pelaku pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon.

Sekadar mengingatkan, kasus pembunuhan Vina Cirebon bersama pacarnya, Eki terjadi pada 2016 lalu. Namun, perkara itu belum tuntas karena masih ada beberapa pelaku yang masih berstatus buron.

Baca juga: Profil Sunjaya Purwadi Sastra, Mantan Bupati Cirebon yang Anaknya Dituding Jadi Pembunuh Vina

Identitas daftar pencarian orang (DPO) atau buronan yang dirilis pihak kepolisian menjadi bola liar di tengah masyarakat. Dalam hal ini, anak dari Sunjaya yang bernama Ramadhani Purwadi Sastra menjadi sasaran kecurigaan warganet.

Terlepas dari tudingan warganet soal anaknya, sosok Sunjaya Purwadi Sastra kembali muncul ke publik. Sebagaimana diketahui, dulunya ia pernah jadi perhatian ketika dinonaktifkan sebagai Bupati Cirebon hanya berselang 15 menit pasca pelantikan. Berikut kisahnya.

Sunjaya Jadi Bupati 15 Menit Langsung Dinonaktifkan


Kisah ini terjadi setelah Pemilihan Bupati (Pilbup) Cirebon 2018. Waktu itu, Sunjaya Purwadi Sastra yang berstatus petahana kembali terpilih untuk periode 2019-2024.

Baca juga: Hampir 8 Tahun Berlalu, 3 Pembunuh dan Pemerkosa Vina di Cirebon Masih Bebas Berkeliaran

Sebagai pemenang, Sunjaya dijadwalkan menghadiri pelantikan pada 17 Mei 2019. Bertempat di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, waktu itu pelantikan dipimpin langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Namun, Sunjaya hanya merasakan masa jabatan keduanya sebagai Bupati Cirebon sekitar 15 menit saja. Setelah itu, ia dinonaktifkan untuk sementara.



Bukan tanpa alasan, Sunjaya yang baru saja dilantik langsung dinonaktifkan karena berstatus terdakwa kasus suap jual-beli jabatan di Kabupaten Cirebon.

Adapun maksud dari pemberhentian sementara dari jabatannya ini adalah untuk mengikuti proses hukum sampai tuntas.

Melihat ke belakang, peristiwa itu berawal setelah Sunjaya memenangkan Pilkada sebagai petahana di Cirebon. Tak berselang lama, ia ditangkap dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Oktober 2018.

Lebih jauh, pelantikan Sunjaya Purwadi yang waktu itu berstatus terdakwa sudah sesuai aturan. Hal ini mengacu pada aturan dalam Undang-undang 10 tahun 2016 pasal 164 ayat (7) yang berbunyi:

“Dalam hal calon Bupati/Wali Kota dan/atau calon Wakil Bupati/Wakil Wali Kota terpilih ditetapkan menjadi terdakwa pada saat pelantikan, yang bersangkutan tetap dilantik menjadi Bupati/Wali Kota dan/atau Wakil Bupati/Wakil Wali Kota, kemudian saat itu juga diberhentikan sementara sebagai Bupati/Wali Kota dan/atau Wakil Bupati/Wakil Wali Kota”.

Maka dari itu, Sunjaya tetap dilantik sesuai prosedur. Namun, setelah pelantikan selesai, statusnya akan nonaktif sampai proses hukumnya selesai.

Setelah Sunjaya Purwadi Sastra dinonaktifkan, Imron Rosyadi selaku wakil bupati terpilih ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Cirebon.

Demikian ulasan mengenai kisah menarik dari Sunjaya Purwadi Sastra, eks Bupati Cirebon yang dinonaktifkan setelah 15 menit dilantik.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
Terungkap, Pria Tega...
Terungkap, Pria Tega Bunuh Ibu Tiri di Tangerang Positif Narkoba
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Rekomendasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved