Dini Hari, Gunung Merapi Empat Kali Keluarkan Lava Pijar

Rabu, 27 Februari 2019 - 08:47 WIB
Dini Hari, Gunung Merapi...
Dini Hari, Gunung Merapi Empat Kali Keluarkan Lava Pijar
A A A
YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan Gunung Merapi terpantau mengeluarkan empat kali lava pijar pada Rabu (27/2/2019) dini hari.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, lava pijar terjadi pukul 00. 47 WIB. Jarak luncur lava pijar 300-900 meter menuju arah hulu Kali Gendol.

"Merapi masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang fluktuatif namun cenderung meningkat. Guguran lava pijar dan awan panas guguran mulai terjadi," terangnya kepada Sindonews.

Dia menjelaskan, pihaknya akan selalu memberikan informasi terkait dengan kondisi Gunung yang statusnya ditingkatkan menjadi waspada sejak 21 Mei 2018 tersebut. sampai saat ini, Merapi belum ada perubahan status atau tetap pada level II atau waspada.

"Peninjauan aktivitas Merapi berkaitan dengan status terkait erat dengan tingkat bahaya bagi warga masyarakat. jadi jarak yang harus dikosongkan adalah 3 Km, aktivitas warga mulai harus waspada terkait hukan abu dan jiga banjir lahar di aliran Kali Gendol," katanya.

Sehari sebelumnya, gunung berapi dengan ketinggian 2968 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut juga mengeluarkan lava pijar sebanyak tiga kali. Secara detail sejak pukul 00.00 -06.00 WIB hari ini, secata meteorologi di puncak Merapi dilaporkan cuaca cerah dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 16-20 °C, dengan kelembapan udara 70-89 %, dan tekanan udara 837-943 mmHg. secara visual asap kawah tidak teramati. Sedangkan kegempaan, terjadi 7 kali dengan amplitudo 6-62 mm dan durasi : 13-90 detik.

BPPTKG menyatakan kegiatan pendakian ke Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Radius 3 km dari puncak Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.

Berhubung sudah terjadi beberapa kali awan panas guguran yang jarak luncurnya semakin jauh. Masyarakat yang tinggal di alur Kali Gendol dimohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi.
(wib)
Berita Terkait
Sejarah Keberadaan Tugu...
Sejarah Keberadaan Tugu Abel Tasman di Gunung Marapi
7 Gunung Api di Indonesia...
7 Gunung Api di Indonesia Erupsi Sejak Januari 2024, Ini Penjelasan Badan Geologi
Gunung Marapi Meletus,...
Gunung Marapi Meletus, Warga: Dentuman Keras dan Api Terlihat di Puncak
Erupsi Gunung Marapi...
Erupsi Gunung Marapi di Sumbar, Korban Meninggal Bertambah Jadi 15 Orang
Semua Pendaki Korban...
Semua Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan, 52 Selamat dan 23 Meninggal
Imbas Gunung Marapi...
Imbas Gunung Marapi Erupsi Kembali, Bandara Minangkabau Ditutup Sementara
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
10 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
11 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
11 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
12 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
12 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
13 jam yang lalu
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved