Pos Indonesia Salurkan Bansos Sembako dan PKH Tahap 2 di Bali
Selasa, 14 Mei 2024 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
Pos IND menerapkan tiga metode penyaluran, yaitu dibagikan di Kantorpos, komunitas, dan diantarkan langsung ke rumah KPM (door to door). Untuk door to door khusus bagi mereka yang sedang sakit, lansia, maupun disabilitas.
Kepada setiap KPM yang akan mencairkan bansos, diwajibkan menunjukkan identitas berupa KTP atau Kartu Keluarga (KK) jika pengambilan bansos diwakilkan. Bansos sembako dan PKH hanya boleh diwakilkan kepada keluarga di KK yang sama.
"Pada saat penyaluran kami selalu menginformasikan kepada KPM tentang tata cara pencairan bantuan, yaitu membawa KTP atau KK jika pengambilan diwakilkan, juga membawa surat undangan/surat pemberitahuan dari kami," tuturnya. Baca juga: Risma Perbarui Mekanisme Usulan Penerima Bansos
Penyaluran bansos sembako dan PKH tahap 2 telah diterima sejumlah KPM di Bali. Salah satunya, Iman. Pria paruh baya ini tampak senang mendapatkan bantuan berupa uang tunai. "Uang bantuan akan digunakan untuk membeli beras," katanya.
KPM lainnya, Putu Pastiasih, juga tak kalah semringah. Ia gembira dan bersyukur pemerintah menunjukkan kepedulian dengan memberikan bantuan uang. "Saya bisa gunakan untuk kebutuhan di rumah. Saya terima bantuan uang tunai Rp600 ribu," ujarnya.
Kepada setiap KPM yang akan mencairkan bansos, diwajibkan menunjukkan identitas berupa KTP atau Kartu Keluarga (KK) jika pengambilan bansos diwakilkan. Bansos sembako dan PKH hanya boleh diwakilkan kepada keluarga di KK yang sama.
"Pada saat penyaluran kami selalu menginformasikan kepada KPM tentang tata cara pencairan bantuan, yaitu membawa KTP atau KK jika pengambilan diwakilkan, juga membawa surat undangan/surat pemberitahuan dari kami," tuturnya. Baca juga: Risma Perbarui Mekanisme Usulan Penerima Bansos
Penyaluran bansos sembako dan PKH tahap 2 telah diterima sejumlah KPM di Bali. Salah satunya, Iman. Pria paruh baya ini tampak senang mendapatkan bantuan berupa uang tunai. "Uang bantuan akan digunakan untuk membeli beras," katanya.
KPM lainnya, Putu Pastiasih, juga tak kalah semringah. Ia gembira dan bersyukur pemerintah menunjukkan kepedulian dengan memberikan bantuan uang. "Saya bisa gunakan untuk kebutuhan di rumah. Saya terima bantuan uang tunai Rp600 ribu," ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :