Antrean Pemesanan Uang Rp75 Ribu di BI Solo Penuh hingga September
Rabu, 19 Agustus 2020 - 08:52 WIB
loading...
Salah satu warga menunjukkan uang kertas pecahan Rp75 ribu. Foto: SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo
A
A
A
SOLO - Minat masyarakat terhadap Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia (UPK 75 Tahun RI) di wilayah Soloraya sangat tinggi. Terbukti, antrean pemesanan uang pecahan kertas Rp75 ribu tersebut telah penuh hingga 3 September 2020.
Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi Bank Indonesia (BI) Cabang Solo, Gunawan Purbowo mengemukakan, alokasi untuk wilayah Soloraya sebanyak 1,5 juta lembar uang kertas pecahan Rp75 ribu.
Untuk satu pemilik KTP, hanya berkesempatan memiliki satu lembar saja. “Sampai dengan akhir September 2020, pengambilannya terbatas di Kantor Bank Indonesia,” kata Gunawan Purbowo, Selasa (18/8/2020).
Mengingat keterbatasan kapasitas pelayanan, BI Solo hanya melayani 150 orang setiap hari bagi masyarakat umum. BI juga memberikan layanan bagi mitra strategisnya dengan opsi secara kolektif. Meski demikian, pelayanan ini juga terbatas karena untuk pemerataan.(Baca juga : Polisi Tangkap Penggerak Kasus Penyerangan di Pasar Kliwon Solo )
Selain fotokopi KTP, juga harus menyertakan identitas instansi bagi penukaran kolektif. Ketika aplikasi mulai dibuka 17 Agustus 2020 mulai pukul 15.00 WIB, pemesanan hingga 3 September 2020 telah penuh.
Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi Bank Indonesia (BI) Cabang Solo, Gunawan Purbowo mengemukakan, alokasi untuk wilayah Soloraya sebanyak 1,5 juta lembar uang kertas pecahan Rp75 ribu.
Untuk satu pemilik KTP, hanya berkesempatan memiliki satu lembar saja. “Sampai dengan akhir September 2020, pengambilannya terbatas di Kantor Bank Indonesia,” kata Gunawan Purbowo, Selasa (18/8/2020).
Mengingat keterbatasan kapasitas pelayanan, BI Solo hanya melayani 150 orang setiap hari bagi masyarakat umum. BI juga memberikan layanan bagi mitra strategisnya dengan opsi secara kolektif. Meski demikian, pelayanan ini juga terbatas karena untuk pemerataan.(Baca juga : Polisi Tangkap Penggerak Kasus Penyerangan di Pasar Kliwon Solo )
Selain fotokopi KTP, juga harus menyertakan identitas instansi bagi penukaran kolektif. Ketika aplikasi mulai dibuka 17 Agustus 2020 mulai pukul 15.00 WIB, pemesanan hingga 3 September 2020 telah penuh.
Lihat Juga :