alexametrics

Pasukan Yonif 711/RKS Berhasil Galang Penyerahan Senjata dari Warga

loading...
Pasukan Yonif 711/RKS Berhasil Galang Penyerahan Senjata dari Warga
Pasukan Yonif 711/Raksatama, Satgas Operasi Pengamanan Daerah Rawan Maluku menuai prestasi dengan keberhasilannya menggalang penyerahan senjata api organik dari masyarakat di wilayah Wakal ke pihak TNI. Foto salah satu warga yang menyerahkan senjata/Ist
A+ A-
AMBON - Pasukan Batalyon Infanteri (Yonif) 711/Raksatama, Kodam XIII/Merdeka yang bertugas sebagai Satgas Operasi Pengamanan Daerah Rawan Maluku menuai prestasi dengan keberhasilannya menggalang penyerahan senjata api organik dari masyarakat di wilayah Wakal ke pihak TNI. Dari hasil penggalangan terhadap masyarakat Satgas Yonif 711/RKS telah memperoleh 5 pucuk senjata api organik dan 94 pucuk senjata api rakitan serta ratusan butir munisi berbagai kaliber.

Dansatgas Yonif 711/RKS Letkol Inf Fanny Pantouw menjelaskan, bahwa keberhasilan jajarannya dalam menggalang senjata api dari masyarakat, merupakan bukti bahwa keberadaan Satgas Yonif 711/Rks ditengah-tengah masyarakat bisa diterima dengan baik dan dapat memberikan rasa aman.

"Penyerahan senjata ini merupakan hasil penggalangan dari personel Satgas Pos Wakal SSK 1 kepada masyarakat sekitar melalui pembinaan teritorial serta pendekatan secara kekeluargaan kepada masyarakat sehingga dapat menarik hati dan simpati masyarakat serta memberikan rasa aman sehingga masyarakat bersedia memberikan senjata api miliknya secara sukarela kepada anggota Satgas Yonif 711/Rks," ungkap Letkol Inf Fanny Pantouw, dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (31/1/2019).



Yang terbaru, kata Letkol Inf Fanny Pantouw, ada anggota masyarakat yang identitasnya dirahasiakan tersebut secara sukarela datang sendiri ke Pos Wakal SSK 1 dan menyerahkan senjata api laras pendek organik jenis revolver nomor senjata 796315 kepada Danki SSK 1 Kapten Inf Junior Gedion.

"Kemudian barang bukti tersebut dibawa ke Pos Kotis Satgas Yonif 711/Rks untuk proses lebih lanjut," pungkasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak