Viral Monyet Gunung Merapi Masuk Permukiman Warga, Ini Penjelasan TNGM
Senin, 06 Mei 2024 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan laporan rutin aktifitas Gunung Merapi oleh PGM Kaliurang.“Untuk parameter suhu Merapi dari hari Jumat sampai dengan Minggu pada periode pengamatan pukul 06.0 - 12.00 WIB tidak ada kenaikan signifikan,” kata Wahyudi, Senin (6/5/2024).
Pada hari Jumat 2 Mei 2024 suhu udara berkisar 22,9 - 26 ⁰C, Sabtu 3 Mei 2024 suhu udara berkisar 23,3 - 25 ⁰C kemudian Minggu 4 Mei, suhu udara hanya 21 - 25,5 ⁰C. Dan pada periode pengamatan 12.00 - 18.00 - 24.00 WIB suhu relatif turun karena menjelang malam dan pagi hari.
Sehingga menurut data tersebut tidak ada anomali peningkatan suhu. Sehingga dugaan tersebut terbantahkan dengan adanya data situasi terkini dari Puncak Gunung Merapi. Jika dihubungkan dengan ketersediaan makanan di Puncak Gunung Merapi masih mencukupi.
Terkait statemen dari warga yang menyatakan MEP turun dari puncak Merapi, Wahyudi menyebut bahwa berdasar hasil survei habitat makaka adalah di kawasan hutan Merapi, bukan di puncak Merapi. Dan Untuk lokus perjumpaan yang dilaporkan sudah jauh dari kawasan TNGM.
Menurutnya untuk informasi lokasinya ini tepatnya kurang jelas, alur sungai boyong panjang, namun ini tertulis 'ke arah utara menyebut Rejodani, Ngaglik..' maka lokasi ini sangat jauh dari kawasan. Bisa lebih dari 10km.
Pada hari Jumat 2 Mei 2024 suhu udara berkisar 22,9 - 26 ⁰C, Sabtu 3 Mei 2024 suhu udara berkisar 23,3 - 25 ⁰C kemudian Minggu 4 Mei, suhu udara hanya 21 - 25,5 ⁰C. Dan pada periode pengamatan 12.00 - 18.00 - 24.00 WIB suhu relatif turun karena menjelang malam dan pagi hari.
Sehingga menurut data tersebut tidak ada anomali peningkatan suhu. Sehingga dugaan tersebut terbantahkan dengan adanya data situasi terkini dari Puncak Gunung Merapi. Jika dihubungkan dengan ketersediaan makanan di Puncak Gunung Merapi masih mencukupi.
Terkait statemen dari warga yang menyatakan MEP turun dari puncak Merapi, Wahyudi menyebut bahwa berdasar hasil survei habitat makaka adalah di kawasan hutan Merapi, bukan di puncak Merapi. Dan Untuk lokus perjumpaan yang dilaporkan sudah jauh dari kawasan TNGM.
Menurutnya untuk informasi lokasinya ini tepatnya kurang jelas, alur sungai boyong panjang, namun ini tertulis 'ke arah utara menyebut Rejodani, Ngaglik..' maka lokasi ini sangat jauh dari kawasan. Bisa lebih dari 10km.
Lihat Juga :