Gasak Motor di 19 Lokasi di Malang, Komplotan Bandit Ini Jual Motor Curian ke Madura
Kamis, 02 Mei 2024 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Viral Komplotan Bandit Gasak Motor Warga Gunakan Mobil di Cilincing
"Kebanyakan pengamanannya kurang ketat, terjadi keteledoran. (Mencuri dimana) Di keramaian, parkiran mal, parkiran hotel, di kosan juga pernah. (Mencuri motor di dalam pagar) Kunci pagarnya tidak digembok, (sepeda motor) tidak ada gemboknya, cuma ada kunci stang saja," jelasnya.
Hasil pencurian itu disebut A, dijual ke Madura dengan harga Rp2,5 juta satu sepeda motor. Kemudian hasilnya dibagi merata ke empat orang.
"Uang untuk kebutuhan anak dan keluarga. Biasanya dapat Rp2 juta, kadang Rp2,5 juta dibagi per orang sama," ujarnya.
Di sisi lain, pelaku lain berinisial PA mengatakan, sepeda motor jenis matic menjadi yang paling mudah digasak. Sekali beraksi para komplotan ini hanya memerlukan waktu tak kurang dua menit, dan menyasar sepeda motor yang terparkir di dalam pagar rumah.
"(Motor yang dicuri di luar atau dalam pagar) Tergantung, tapi banyak di dalam pagar. Karena pemiliknya sudah merasa aman, sudah di dalam pagar, tidak dalam pengawasan. Kalau nggak nyala (dimasukkan kunci T), saya tinggal," bebernya.
Usai berhasil merusak kunci biasanya pelaku TW dan AR bertugas membantu membawa kabur, dari area yang dicuri. Hasil curian itu kemudian dijual dan sebagian besar juga telah laku dijual ke penadah.
"Kebanyakan pengamanannya kurang ketat, terjadi keteledoran. (Mencuri dimana) Di keramaian, parkiran mal, parkiran hotel, di kosan juga pernah. (Mencuri motor di dalam pagar) Kunci pagarnya tidak digembok, (sepeda motor) tidak ada gemboknya, cuma ada kunci stang saja," jelasnya.
Hasil pencurian itu disebut A, dijual ke Madura dengan harga Rp2,5 juta satu sepeda motor. Kemudian hasilnya dibagi merata ke empat orang.
"Uang untuk kebutuhan anak dan keluarga. Biasanya dapat Rp2 juta, kadang Rp2,5 juta dibagi per orang sama," ujarnya.
Di sisi lain, pelaku lain berinisial PA mengatakan, sepeda motor jenis matic menjadi yang paling mudah digasak. Sekali beraksi para komplotan ini hanya memerlukan waktu tak kurang dua menit, dan menyasar sepeda motor yang terparkir di dalam pagar rumah.
"(Motor yang dicuri di luar atau dalam pagar) Tergantung, tapi banyak di dalam pagar. Karena pemiliknya sudah merasa aman, sudah di dalam pagar, tidak dalam pengawasan. Kalau nggak nyala (dimasukkan kunci T), saya tinggal," bebernya.
Usai berhasil merusak kunci biasanya pelaku TW dan AR bertugas membantu membawa kabur, dari area yang dicuri. Hasil curian itu kemudian dijual dan sebagian besar juga telah laku dijual ke penadah.
Lihat Juga :