alexametrics

Fanca Kusuma Galang Dana untuk Bantu Penderitaan Azzam

loading...
Fanca Kusuma Galang Dana untuk Bantu Penderitaan Azzam
Kepala Daops Manggala Agni, Tinanggea, Konawe Selatan, Yanuar Fanca Kusuma, menyerahkan bantuan kepada Ibu Azzam di Markas Manggala Agni, Tinanggea, Konawe Selatan, Sultra, Kamis (10/1/2019). Foto/Asdar Zulla
A+ A-
KONAWE SELATAN - Khoirul Azzam, seorang anak berusia 10 tahun warga Desa Tolutu Jaya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), belum pernah merasakan pendidikan di sekolah formal.Harusnya, di usianya saat ini memasuki 11 tahun, Azzam sudah duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Namun, karena penyakit yang dideritanya, impiannya untuk bersekolah seperti anak seusianya, tidak pernah tercapai.

Azzam, anak kedua dari tiga bersaudara, ibunya Nurhasana, sudah berpisah dengan suaminya, saat Azzam memasuki usia lima tahun.

Menurut Nurhasana, Azzam sudah pernah dibawa ke dokter. Hasil pemeriksaan, Azzam didiagnosa kesulitan buang air kecil. Awalnya dokter menyarankan Nurhasana, agar Azzam, disunat. Saran ini dilakukan Nurhasana, Azzam disunat pada usia satu tahun, namun upaya ini, tidak menyebuhkan derita Azzam.



Nurhasana, kembali membawa Azzam ke dokter spesialis penyakit dalam di Kendari. Hasilnya Azzam didiagnosa mengalami infeksi saluran kencing. Diagnosa dokter ini, kurang dipercaya Nurhasana, sebab menurutnya, hal seperti ini bisa disembuhkan dengan mengonsumsi obat antibiotik.

Pemeriksaan ketiga di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Azzam diduga menderita penyempitan distal rektrum, dan harus diperiksa lebih lanjut di rumah sakit memiliki peralatan lengkap.

Nurhasana, bukannya tidak mau anaknya sembuh, tapi karena tidak cukup uang untuk biaya pengobatan, Azzam tak kunjung dibawa ke rumah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan, seperti saran dokter.

Derita Azzam ini, diketahui ibunya saat berusia 10 bulan, kemungkinan menurut Nurhasana, Azzam telah menderita penyakit ini sejak lahir.

"Mungkin sejak lahir sudah seperti ini, tapi kami baru ketahui saat (Azzam) berusia 10 bulan. Kalau datang sakitnya, ia (Azzam) tersiksa sekali," jelas Nurhasana, di Markas Daops Manggala, Agni Tinanggea, Kamis (10/1/2019).

Penyakit ini benar-benar membuat Azzam, menderita. Tubuhnya kurus, beberapa bagian kelopak matanya merah dan susah tidur.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak