Komplotan Bandit asal Surabaya Ini Belasan Kali Maling Motor di Malang
Kamis, 02 Mei 2024 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
Setelah menemukan targetnya, A kemudian menghubungi tiga orang pelaku lainnya yakni PA, TW, dan AR. Ketiga warga Surabaya ini sudah berada di Kota Malang, dengan menginap di rumah kos, maupun hotel. Sebelum akhirnya berangkat bersama-sama mengeksekusi sepeda motor yang diincar.
Baca juga: Begal Mahasiswa, Kawanan Bandit Bercelurit Dibekuk Polisi
"Tiga orang rekan lainnya ini stand by di kos, atau pun hotel tempat mereka menginap, untuk bersama-sama melakukan kejahatan, dengan merusak kunci menggunakan alat," ungkap mantan Kapolsek Blimbing ini.
Saat beraksi ini, satu orang yakni PA mengawasi situasi sekitar selama tiga rekannya beraksi, sedangkan A, TW, dan AR, mengambil paksa dengan menggunakan kunci T, dan gerinda.
Komplotan ini tak segan beraksi di keramaian, manakala dirasa sepeda motor terparkir dalam keadaan tak terkunci ganda. Para bandit ini hanya perlu waktu kurang dari dua menit menggasak sepeda motor incarannya.
"Satu lokasi bervariasi bisa satu sampai lebih dari satu motor, tergantung situasi dan kondisi mudah tidaknya. (Pelaku yang dari Surabaya ini) Berada di Kota Malang antara 2-3 hari menginap. Melihat timeline mereka bekerja ini dimungkinkan lebih dari 19 TKP (Tempat Kejadian Perkara)," jelasnya.
Baca juga: Begal Mahasiswa, Kawanan Bandit Bercelurit Dibekuk Polisi
"Tiga orang rekan lainnya ini stand by di kos, atau pun hotel tempat mereka menginap, untuk bersama-sama melakukan kejahatan, dengan merusak kunci menggunakan alat," ungkap mantan Kapolsek Blimbing ini.
Saat beraksi ini, satu orang yakni PA mengawasi situasi sekitar selama tiga rekannya beraksi, sedangkan A, TW, dan AR, mengambil paksa dengan menggunakan kunci T, dan gerinda.
Komplotan ini tak segan beraksi di keramaian, manakala dirasa sepeda motor terparkir dalam keadaan tak terkunci ganda. Para bandit ini hanya perlu waktu kurang dari dua menit menggasak sepeda motor incarannya.
"Satu lokasi bervariasi bisa satu sampai lebih dari satu motor, tergantung situasi dan kondisi mudah tidaknya. (Pelaku yang dari Surabaya ini) Berada di Kota Malang antara 2-3 hari menginap. Melihat timeline mereka bekerja ini dimungkinkan lebih dari 19 TKP (Tempat Kejadian Perkara)," jelasnya.
Lihat Juga :