Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Bandung, Perjalanan 3 Kereta Api Terganggu
Rabu, 01 Mei 2024 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
Setelah petugas melakukan pengecekan, seluruh lintasan kereta di wilayah Daop 2 Bandung dinyatakan aman untuk dilalui. Tidak ada dampak kerusakan di stasiun akibat gempa tersebut. Sehingga, tiga kereta yang sempat dikakukan BLB dapat kembali melanjutkan perjalanan.
Diketahui, gempa magnitudo 4,2 mengguncang Kabupaten Bandung, pukul 10.06 WIB, Rabu (1/5/2024). Lokasi pusat gempa berada di koordinat 7.2 LS dan 107.57 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 km Tenggara Kabupaten Bandung, pada kedalaman 4 km.
”Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Garut Selatan,” kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto dalam laporannya.
Dampak gempa bumi tektonik ini, berdasarkan peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Majalaya, Ciwidey, Banjaran, Cibereum, Pangalengan, dan Garut.
Lalu Soreang Kabupaten Bandung, Pasirwangi, Garut dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
Diketahui, gempa magnitudo 4,2 mengguncang Kabupaten Bandung, pukul 10.06 WIB, Rabu (1/5/2024). Lokasi pusat gempa berada di koordinat 7.2 LS dan 107.57 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 km Tenggara Kabupaten Bandung, pada kedalaman 4 km.
”Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Garut Selatan,” kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto dalam laporannya.
Dampak gempa bumi tektonik ini, berdasarkan peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Majalaya, Ciwidey, Banjaran, Cibereum, Pangalengan, dan Garut.
Lalu Soreang Kabupaten Bandung, Pasirwangi, Garut dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
(ams)
Lihat Juga :