alexametrics

Wisatawan Padati Bandungan, Arus Lalu Lintas Macet 5 Km

loading...
Wisatawan Padati Bandungan, Arus Lalu Lintas Macet 5 Km
Arus lalu lintas di jalur Lemah Abang-Bandungan, Kabupaten Semarang, macet parah hingga 5 Kilometer (Km), Selasa (1/1/2019). Foto/Istimewa
A+ A-
SEMARANG - Ribuan wisatawan memadati objek wisata di wilayah Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, pada libur tahun baru, Selasa (1/1/2019). Arus lalu lintas di daerah wisata tersebut macet hingga mencapai sekitar 5 Kilometer (Km).

Bahkah arus lalu lintas di jalur Bandungan-Lemah Abang mengular hingga daerah Bergas. Dari pantuan, obyek wisata Bandungan mulai terlihat ramai sejak sekitar pukul 08.00 WIB. Mulai saat itu, arus lalulintas padat merayap.

Selang beberapa waktu kemudian, volume kendaraan bermotor di jalan Bandungan-Lemah Abang dan Bandungan-Sumowono terus meningkat hingga mengular sepanjang sekitar 5 km. Kemacetan arus lalu lintas terjadi mulai dari pertigaan Pasar Bandungan hingga wilayah Kecamatan Sumowono.



Sedangkan kemacetan di jalan Bandungan-Lemah Abang terjadi hingga daerah Bergas. Kemacetan dipicu oleh keberadaan pedagang yang mangkal di kanan dan kiri jalan raya. Kondisi ini diperparah dengan minimnya kantong parkir yang tersedia di kawasan wisata tersebut.

Akibatnya kendaraan bermotor baik roda dua dan empat terpaksa parkir di bahu jalan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas menjadi macet.

“Belum sampai tempat tujuan sudah terjebak macet. Macetnya parah, perjalanan dari Lemah Abang hingga Jimbaran sampai 2 jam. Kalau lancar paling sekitar 10 menit,” ujar Heru (28) warga Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Menurut dia, setiap hari libur, arus lalulintas di kawasan Bandungan macet. Ini tak lepas dari tingginya jumlah pengunjung dan penataan kawasan objek wisata Bandungan yang kurang baik. “Akses menuju objek wisata di Bandungan kurang tertata dengan baik sehingga jalannya sering macet," katanya.

Sementara itu, Gustaf (27) warga Sumowono megatakan, tingginya tingkat kunjungan wisata di Bandungan tidak diimbangi dengan upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur seperti jalan, trotoar dan tempat parkir. Dampaknya setiap musim musim liburan, Bandungan selalu menjadi langganan kemacetan arus lalulintas.

“Semestinya ini menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. Sebab PAD dari hotel, restoran, dan sektor wisata lainnya di Bandungan tentunya juga tinggi,” ucapnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak