Libur Nataru 2020, Lalu Lintas Tol Cipali Diprediksi Naik 12,6 Persen
Selasa, 15 Desember 2020 - 17:20 WIB
loading...
Suasana lalu lintas di Jalan Tol Cipali.Foto/dok
A
A
A
MAJALENGKA - Arus lalu lintas di Tol Cipali pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang diprediksi mengalami peningakatan dibanding moment serupa tahun lalu.
Menyikapi hal itu, PT LMs selaku oengelola Tol Cipali yang kini memiliki brand name ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan (ASTRA Tol Cipali) mengaku sudah melakukan beberapa langkah antisifasi.
Direktur Operasi PT Lintas Marga Sedaya Agung Prasetyo mengatakan, volume lalu lintas di jalan Tol yang menghubungkan Purwakarta - Cirebon itu diprediksi naik sebesar 12.6 persen dibanding tahun lalu.
(Baca juga: Masyarakat Mulai Abaikan Protokol Kesehatan, KBB Zona Merah Lagi )
"Untuk mengantisifasi lonjakan Nataru 2020, ASTRA Tol Cipali akan memaksimalkan pengoperasian di Gerbang Tol Palimanan dengan membuka 30 Gardu Tol Otomatis (GTO) dan 15 mobil reader," kata Agung.
Dia menjelaskan, puncak arus lalu lintas pada Nataru mendatang diperkirakan terjadi sebanyak 2 gelombang. Tanggal 24 sampai 27 Desember, jelas dia akan menjadi gelombang pertama puncak lalu lintas, dengan perkiraan volume masing-masing sebanyak 95.675 dan 94.636 kendaraan.
"Sedangkan gelombang 2 terjadi pada periode 31 Desember sebanyak 84.538 dan 3 Januari 2021 sebanyak 85.098 kendaraan," jelas dia.
Menyikapi hal itu, PT LMs selaku oengelola Tol Cipali yang kini memiliki brand name ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan (ASTRA Tol Cipali) mengaku sudah melakukan beberapa langkah antisifasi.
Direktur Operasi PT Lintas Marga Sedaya Agung Prasetyo mengatakan, volume lalu lintas di jalan Tol yang menghubungkan Purwakarta - Cirebon itu diprediksi naik sebesar 12.6 persen dibanding tahun lalu.
(Baca juga: Masyarakat Mulai Abaikan Protokol Kesehatan, KBB Zona Merah Lagi )
"Untuk mengantisifasi lonjakan Nataru 2020, ASTRA Tol Cipali akan memaksimalkan pengoperasian di Gerbang Tol Palimanan dengan membuka 30 Gardu Tol Otomatis (GTO) dan 15 mobil reader," kata Agung.
Dia menjelaskan, puncak arus lalu lintas pada Nataru mendatang diperkirakan terjadi sebanyak 2 gelombang. Tanggal 24 sampai 27 Desember, jelas dia akan menjadi gelombang pertama puncak lalu lintas, dengan perkiraan volume masing-masing sebanyak 95.675 dan 94.636 kendaraan.
"Sedangkan gelombang 2 terjadi pada periode 31 Desember sebanyak 84.538 dan 3 Januari 2021 sebanyak 85.098 kendaraan," jelas dia.
Lihat Juga :