BPN DKI Apresiasi RPA Perindo Kawal Aduan Warga soal Jual Beli Fasum
Jum'at, 26 April 2024 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ketua DPP Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Jeannie Latumahina mengatakan dalam audiensi tersebut pihaknya bertemu dengan Kepala Kanwil BPN DKI Allen Saputra serta Kepala BPN Jakarta Barat Agus Setiadi beserta jajaran masing-masing.
Ia menjelaskan audiensi dilakukan terkait persoalan taman bermain anak yang akan diambil alih oleh mafia tanah. Pihak BPN disebut Jeannie mengucapkan terima kasih karena mendapat laporan dari masyarakat.
"Kami saat ini RPA Partai Perindo beraudiensi dengan Kawanwil BPN DKI. Karena kasus ini terjadi di Jakarta Barat. Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan Kakanwil BPN Jakarta dan BPN Jakarta Barat bisa bertemu," ujar Jeannie, Jumat (26/4/2024) siang ketika ditemui di Kantor BPN DKI Jakarta, Jatibaru - Jakarta Pusat.
"Surat sudah kami ajukan, mereka juga sudah melihat lokasi yang kami laporkan. Melalui laporan RPA Perindo, masyarakat terbantu dan bisa mendapatkan keadilan dan kepastian hukum. Ada suatu mediasi yang terbuka dan luar biasa saling bertukar informasi," tambahnya.
Jeannie berharap agar ada solusi terbaik terkait penyerobotan taman bermain anak tersebut. Pasalnya fasilitas sosial tersebut menjadi hal yang penting bagi anak-anak dalam tumbuh kembangnya agar dapat bermain dengan aman dan nyaman.
"Agar hak-hak masyarakat khususnya taman bermain anak ini bisa diperjuangkan. Apalagi di Indonesia ini masih rawan kekerasan pada anak, maka Jakarta harus menjadi kota ramah anak. Taman harus dilindungi agar tidak diambil alih oleh mafia tanah. Tadi respon dari pihak BPN sangat baik dan berjanji bahwa meski sudah ada sertifikasi sekalipun masih bisa diubah demi kepentingan masyarakat bersama," pungkas Jeannie.
Ia menjelaskan audiensi dilakukan terkait persoalan taman bermain anak yang akan diambil alih oleh mafia tanah. Pihak BPN disebut Jeannie mengucapkan terima kasih karena mendapat laporan dari masyarakat.
"Kami saat ini RPA Partai Perindo beraudiensi dengan Kawanwil BPN DKI. Karena kasus ini terjadi di Jakarta Barat. Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan Kakanwil BPN Jakarta dan BPN Jakarta Barat bisa bertemu," ujar Jeannie, Jumat (26/4/2024) siang ketika ditemui di Kantor BPN DKI Jakarta, Jatibaru - Jakarta Pusat.
"Surat sudah kami ajukan, mereka juga sudah melihat lokasi yang kami laporkan. Melalui laporan RPA Perindo, masyarakat terbantu dan bisa mendapatkan keadilan dan kepastian hukum. Ada suatu mediasi yang terbuka dan luar biasa saling bertukar informasi," tambahnya.
Jeannie berharap agar ada solusi terbaik terkait penyerobotan taman bermain anak tersebut. Pasalnya fasilitas sosial tersebut menjadi hal yang penting bagi anak-anak dalam tumbuh kembangnya agar dapat bermain dengan aman dan nyaman.
"Agar hak-hak masyarakat khususnya taman bermain anak ini bisa diperjuangkan. Apalagi di Indonesia ini masih rawan kekerasan pada anak, maka Jakarta harus menjadi kota ramah anak. Taman harus dilindungi agar tidak diambil alih oleh mafia tanah. Tadi respon dari pihak BPN sangat baik dan berjanji bahwa meski sudah ada sertifikasi sekalipun masih bisa diubah demi kepentingan masyarakat bersama," pungkas Jeannie.
Lihat Juga :