Diduga Jaringan Narkoba Freddy Pratama, Petani Asal Kediri Dibekuk di Semarang

Rabu, 24 April 2024 - 16:31 WIB
loading...
Diduga Jaringan Narkoba...
Polisi menunjukkan tersangka Anggya Ade Irawan (kanan) dan Dhanang Jatmiko Budiawan (kiri) di Mapolrestabes Semarang, Rabu (24/4/2024). Foto/Eka Setiawan
A A A
SEMARANG - Petugas Satresnarkoba Polrestabes Semarang menangkap seorang pria dengan barang bukti 1 kg sabu-sabu . Polisi menyebut tersangka adalah jaringan peredaran sabu Freddy Pratama, gembong narkoba internasional yang diungkap Bareskrim Polri.

Tersangka Anggya Ade Irawan (30) warga asli Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri , yang sehari-hari mengaku bekerja sebagai petani. Dia mengaku diupah Rp3juta untuk menerima paket sabu-sabu tersebut sebelum nantinya akan diambil ke seorang pembeli.

Wakil Kepala Polrestabes Semarang AKBP Wiwit Ari Wibisono menyebut tersangka Anggya ditangkap pada Kamis 11 April 2024 pukul 00.25 WIB di pinggir Jalan Sri Wibowo VIII, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

“Saat digeledah ditemukan 1 bungkus teh China warna hijau yang di dalamnya berisi 1 buah plastik klip besar berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 1 kg,” ungkapnya di Mapolrestabes Semarang, Rabu (24/4/2024).

Baca juga; 39 Tersangka Narkoba Jaringan Fredy Pratama Terancam Hukuman Mati

Dia mengaku diperintah oleh seseorang bernama Koh Miky yang saat ini masih DPO. Dia juga saat diinterogasi mengaku masih menyimpan pil ekstasi di kostnya di Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Saat digeledah di sana ditemukan 262 butir ekstasi warna hijau dan cokelat. Dia menyembunyikan timbangan digitalnya di daerah Kelurahan Palebon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Kepala Satuan Resnarkoba Polrestabes Semarang Kompol Hankie Fuariputra menyebut barang bukti sabu dan kemasan yang disita dari tersangka Anggya identik dengan jaringan Freddy Pratama. “Barangnya sama, kemasannya sama,” katanya.

Sementara tersangka Anggya Ade Irawan mengaku sudah 4 kali mendapatkan kiriman sabu-sabu. Sekali mengantar upahnya Rp3 juta.

Baca juga; Bareskrim Ungkap Mertua Fredy Pratama Kartel Narkoba di Thailand

Dia mengaku setiap harinya tinggal di Kediri. Dia ke Kota Semarang dan sekitarnya jika ada perintah via telepon untuk menerima paket sabu dan menunggu seseorang mengambilnya.

Jadi perannya sebagai perantara. Polisi menjerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, maksimal ancaman hukuman mati.

Selain menangkap Anggya Ade, Satresnarkoba Polrestabes Semarang juga menangkap seorang pria bernama Dhanang Jatmiko Budiawan (35) warga Ungaran Barat, Kabupaten Semarang di SPBU Jalan Dr. Wahidin, Candisari, Kota semarang, Senin 18 Maret 2024 pukul 23.00 WIB.

Di sana Dhanang menunggu pembeli ekstasi. Barang bukti yang disita dari tangannya sebanyak 197 butir termasuk sabu 6,52gram. Dia yang sehari-hari bekerja serabutan mengaku diupah Rp1juta untuk per 100 gram sabu yang berhasil dijual. Namun, untuk ekstasi belum ditentukan upahnya.

“Kami sudah mengikuti dia, pergerakan-pergerakannya sudah kita ikuti,” tambah Kompol Hankie. Kedua tersangka saat ini mendekam di Mapolrestabes Semarang untuk penyidikan lebih lanjut.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved