Kisah 5 Istri Raja Pertama Majapahit, Ada yang Rela Temani Raden Wijaya Kabur dari Kejaran Musuh
Minggu, 21 April 2024 - 07:24 WIB
loading...
A
A
A
Pada "Sandyakala di Timur Jawa 1042 - 1527 M : Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Hindu dari Mataram Kuno II hingga Majapahit" dikisahkan, saat Kerajaan Majapahit berdiri dengan Raden Wijaya sebagai raja pertama, Tribhuwana tentu saja menjadi permaisuri utama, ditinjau dari gelarnya yaitu Tribhuwana-iswari.
Namun demikian, Pararaton menyebutkan, istri Raden Wijaya yang dituakan di istana bernama Dara Petak putri dari Kerajaan Dharmasraya, yang melahirkan Jayanagara sang putra Mahkota. Menurut prasasti Kertarajasa (1305), Tribhuwaneswari disebut sebagai ibu Jayanagara. Dari berita tersebut dapat diperkirakan Jayanagara adalah anak kandung Dara Petak yang kemudian menjadi anak angkat Tribhuwaneswari, sang permaisuri utama.
Hal ini menyebabkan Jayanagara mendapat hak atas takhta sehingga kemudian menjadi raja kedua Majapahit tahun 1309-1328. Setelah Wafat Tribhuwaneswari dimuliakan di Candi Rimbi di sebelah barat daya Mojokerto, yang diwujudkan sebagai Parwati.
Istri kedua dari Raden Wijaya yakni Narendraduhita, atau yang memiliki gelar Sri Mahadewi Dyah Dewi Narendraduhita. Ia merupakan putri ketiga dari Raja Singasari Kertanagara. Ia merupakan istri kedua dari pendiri Majapahit, Raden Wijaya, namun tidak memberikan keturunan.
Sri Jayendra Dyah Dewi Prajña Paramita, atau sering disingkat dengan nama Prajña Paramita atau Pradnya Paramita, adalah putri keempat dari Raja Kertanagara. Sosoknya merupakan istri ketiga dari Raden Wijaya, namun tidak memberikan keturunan. Disebutkan bahwa Pradjnya Paramita atau Jayendradewi adalah istri yang paling setia di antara kelima istri dari Raden Wijaya.
Namun demikian, Pararaton menyebutkan, istri Raden Wijaya yang dituakan di istana bernama Dara Petak putri dari Kerajaan Dharmasraya, yang melahirkan Jayanagara sang putra Mahkota. Menurut prasasti Kertarajasa (1305), Tribhuwaneswari disebut sebagai ibu Jayanagara. Dari berita tersebut dapat diperkirakan Jayanagara adalah anak kandung Dara Petak yang kemudian menjadi anak angkat Tribhuwaneswari, sang permaisuri utama.
Hal ini menyebabkan Jayanagara mendapat hak atas takhta sehingga kemudian menjadi raja kedua Majapahit tahun 1309-1328. Setelah Wafat Tribhuwaneswari dimuliakan di Candi Rimbi di sebelah barat daya Mojokerto, yang diwujudkan sebagai Parwati.
Istri kedua dari Raden Wijaya yakni Narendraduhita, atau yang memiliki gelar Sri Mahadewi Dyah Dewi Narendraduhita. Ia merupakan putri ketiga dari Raja Singasari Kertanagara. Ia merupakan istri kedua dari pendiri Majapahit, Raden Wijaya, namun tidak memberikan keturunan.
Sri Jayendra Dyah Dewi Prajña Paramita, atau sering disingkat dengan nama Prajña Paramita atau Pradnya Paramita, adalah putri keempat dari Raja Kertanagara. Sosoknya merupakan istri ketiga dari Raden Wijaya, namun tidak memberikan keturunan. Disebutkan bahwa Pradjnya Paramita atau Jayendradewi adalah istri yang paling setia di antara kelima istri dari Raden Wijaya.
Lihat Juga :